Pencegahan Stunting Dinilai Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah
Sabtu, 01 April 2023 - 00:08 WIB
Ketua Program Aku Suka Isi Piringku SD MPKU PP Muhammadiyah Emma Rachmawati mengungkapkan, studi status gizi Indonesia 2022 yang mendapati bahwa kasus stunting dan gizi masih menimpa 21,6 persen populasi di Indonesia dan Jawa Tengah.
"Sedangkan tren status gizi balita di Indonesia yakni 3,5 persen balita kelebihan berat badan, 17,1 persen kekurangan berat badan dan 7,7 persen balita mengalami penurunan bobot tubuh secara berkelanjutan," jelasnya.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan non formal PP Muhammadiyah, Didik Suhardi menambahkan, anak-anak yang terjangkit stunting akan mengganggu produktivitas mereka.
"Stunting mengurangi daya serap dan pertumbuhan fisik. Secara khusus, dia mengapresiasi program penguatan porsi isi piringku," ujarnya.
"Kami berharap bisa diperluas di kabupaten/kota lain karena memang angka stunting di beberapa daerah cukup tinggi dan tidak bisa diserahkan ke pemerintah saja," tambahnya.
Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PP Muhammadiyah Agus Samsudin mengapresiasi program yang diluncurkan Danone. Dia optimistis bahwa program tersebut akan membawa dampak secara jangka pendek dan panjang.
"Sedangkan tren status gizi balita di Indonesia yakni 3,5 persen balita kelebihan berat badan, 17,1 persen kekurangan berat badan dan 7,7 persen balita mengalami penurunan bobot tubuh secara berkelanjutan," jelasnya.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan non formal PP Muhammadiyah, Didik Suhardi menambahkan, anak-anak yang terjangkit stunting akan mengganggu produktivitas mereka.
"Stunting mengurangi daya serap dan pertumbuhan fisik. Secara khusus, dia mengapresiasi program penguatan porsi isi piringku," ujarnya.
"Kami berharap bisa diperluas di kabupaten/kota lain karena memang angka stunting di beberapa daerah cukup tinggi dan tidak bisa diserahkan ke pemerintah saja," tambahnya.
Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum PP Muhammadiyah Agus Samsudin mengapresiasi program yang diluncurkan Danone. Dia optimistis bahwa program tersebut akan membawa dampak secara jangka pendek dan panjang.
Lihat Juga :