Ciptakan Pemilu Damai, Masyarakat Diajak Hindari Politisasi Agama
Selasa, 21 Maret 2023 - 21:21 WIB
Menurutnya, salah satu cara untuk menciptakan kedamaian itu adalah dengan menghindari politisasi agama. Artinya tidak melakukan politik identitas diskriminatif atas nama agama.
Ato' mencontohkan konflik beberapa negara yang terjadi akibat kepentingan politik yang dibungkus politisasi suku, agama, dan ras (SARA). Seperti terjadi di Suriah, Libia, Yaman, Afganistan, Somalia, dan lainnya.
Ato bersyukur bangsa Indonesia dijauhkan dari konflik internal karena memiliki Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar dan asas negara. Kedamaian bernegara merupakan syarat agar rakyat bisa sejahtera dan untuk mencapai tujuan bersama rakyat Indonesia. "Yakni masyarakat yang adil dan makmur lahir batin," ucap Ato'.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Hamka Haq. Menurutnya, kedamaian berbangsa perlu diciptakan menjelang Pemilu 2024.
"Kedamaian berbangsa perlu diciptakan menuju pemilu 2024 tanpa politisasi agama," katanya.
Ato' mencontohkan konflik beberapa negara yang terjadi akibat kepentingan politik yang dibungkus politisasi suku, agama, dan ras (SARA). Seperti terjadi di Suriah, Libia, Yaman, Afganistan, Somalia, dan lainnya.
Ato bersyukur bangsa Indonesia dijauhkan dari konflik internal karena memiliki Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar dan asas negara. Kedamaian bernegara merupakan syarat agar rakyat bisa sejahtera dan untuk mencapai tujuan bersama rakyat Indonesia. "Yakni masyarakat yang adil dan makmur lahir batin," ucap Ato'.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Hamka Haq. Menurutnya, kedamaian berbangsa perlu diciptakan menjelang Pemilu 2024.
"Kedamaian berbangsa perlu diciptakan menuju pemilu 2024 tanpa politisasi agama," katanya.
Lihat Juga :