Direkomendasikan Firli Bahuri Balik ke Polri, 2 Jenderal Ini Masih Aktif di KPK
Jum'at, 17 Februari 2023 - 04:14 WIB
JAKARTA - Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Irjen Pol Karyoto serta Direktur Penyelidikan KPK Brigjen Pol Endar Priantoro masih aktif di lembaga antirasuah itu. Keduanya direkomendasikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri untuk kembali ke Polri atau institusi asalnya.
"Pak Karyoto dan Pak Endar masih dengan jabatannya sebagai deputi dan direktur. Hari ini juga ada ekspos kegiatan diikuti beliau karena masih menjabat," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
Adapun surat rekomendasi dari Firli itu dikirimkan oleh KPK ke Polri sejak November 2022. Ali menjelaskan bahwa rekomendasi tersebut merupakan promosi jabatan.
"Ada surat itu sebagai bagian dari promosi, bagian manajemen KPK untuk mempromosikan pegawai negeri yang dipekerjakan termasuk polisi yang sudah lama di atas 2 tahun. (Endar) 2,5 tahun dan Pak Deputi 2 tahun 9 bulan hampir 3 tahun, sehingga diusulkan untuk dipromosikan," jelasnya.
Dirinya pun mengembalikan hal tersebut kepada Polri terkait rencana pemulangan dari dua jenderal tersebut. "Tapi kan kembali lagi ke instansi asalnya yang akan mempertimbangkan itu," pungkasnya.
"Pak Karyoto dan Pak Endar masih dengan jabatannya sebagai deputi dan direktur. Hari ini juga ada ekspos kegiatan diikuti beliau karena masih menjabat," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
Adapun surat rekomendasi dari Firli itu dikirimkan oleh KPK ke Polri sejak November 2022. Ali menjelaskan bahwa rekomendasi tersebut merupakan promosi jabatan.
"Ada surat itu sebagai bagian dari promosi, bagian manajemen KPK untuk mempromosikan pegawai negeri yang dipekerjakan termasuk polisi yang sudah lama di atas 2 tahun. (Endar) 2,5 tahun dan Pak Deputi 2 tahun 9 bulan hampir 3 tahun, sehingga diusulkan untuk dipromosikan," jelasnya.
Dirinya pun mengembalikan hal tersebut kepada Polri terkait rencana pemulangan dari dua jenderal tersebut. "Tapi kan kembali lagi ke instansi asalnya yang akan mempertimbangkan itu," pungkasnya.
(rca)
tulis komentar anda