Al Qur'an Kembali Dibakar, Ketum PBNU Gus Yahya: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

Sabtu, 28 Januari 2023 - 22:19 WIB
Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyayangkan sikap Rasmus Paludan, ekstremis sayap kanan dan politisi rasialis Swedia-Denmark yang kembali membakar Al Qur’an. Foto/istimewa
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyayangkan sikap Rasmus Paludan, ekstremis sayap kanan dan politisi rasialis Swedia-Denmark, yang kembali membakar Al Qur’an. Gus Yahya menilai Paludan hanya orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri.

“Whatever his cause is, it is doomed to fail. Mari kita teruskan saja duduk santai menikmati kesyahduan iman kita sendiri sambil menunggu Rasmus Paludan runtuh bersama segala cita-citanya atau dia insaf kemudian berbelok ke jalan yang benar,” kata Gus Yahya di Jakarta, Sabtu (28/1/2023) malam.



Paludan kembali melakukan aksinya membakar salinan Al Qur’an pada Jumat, 27 Januari 2023 waktu setempat. Aksi pembakaran kitab suci umat Islam dilakukan di depan masjid serta Kedutaan Besar Turki di Kopenhagen, Denmark. "Masjid ini tidak punya tempat di Denmark," kata Paludan dalam siaran langsung di halaman Facebooknya.

Baca juga: Bungkam Al-Quran Dibakar, Rusia Sebut Swedia Pengecut
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!