Soal Jamu China, Politikus Gerindra Pertanyakan Nasionalisme Satgas DPR

Selasa, 28 April 2020 - 13:53 WIB
"Faktanya penyebaran Covid-19 di dunia itu lebih banyak di negara-negara yang paling tinggi nilai impor makanan dan herbal dari China lho," tuturnya.

Impor herbal China untuk Covid-19 yang belum tentu manjur, dikhawatirkan membahayakan masyarakat dan juga menganggu jumlah devisa negara yang makin melorot dengan adanya pandemi Covid-19.

"Kang Mas Joko Widodo saja sebelum wabah Corona teridentifikasi di Indonesia, Presiden Joko Widodo sudah lebih dulu mengonsumsi jamu. Setelah Corona positif di Indonesia, pria asal Solo itu kini lebih sering meminum olahan rempah khas Indonesia. Yuk kita tiru Kang Mas Joko Widodo yang cinta produk produk herbal Indonesia," katanya. (Baca juga: Kabar Baik, Pasien di RS Darurat Wisma Atlet Berkurang 13 )

Dengan cara itu, katanya, juga turut membesarkan pengusaha jamu dan para petani petani herbal di Indonesia.

Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia atau GP Jamu mengeluhkan masuknya jamu impor dari China ke rumah sakit rujukan Kementerian Kesehatan untuk penanganan virus corona.

Jamu impor dari China tersebut merupakan donasi yang dikoordinasi oleh Satgas Lawan Covid-19 DPR RI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!