Raker Bidang Kesra, PPP Perkenalkan Wajah Baru Partai
Jum'at, 20 Januari 2023 - 11:34 WIB
DPP PPP menggelar raker bidang kesra dengan tema Wajah Baru PPP Menuju Indonesia Sejahtera di Jakarta, Kamis (19/1/2023). Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - DPP Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) menggelar rapat kerja (raker) bidang kesejahteraan rakyat ( kesra ). Raker mengambil tema Wajah Baru PPP Menuju Indonesia Sejahtera.
Selain membahas program kerja, raker kali ini juga difokuskan untuk pemenangan Pemilu 2024 . “Plt Ketua Umum Pak Muhamad Mardiono memberikan kami arahan bagaimana fokus kepada pemenangan Pemilu 2024. Serta fokus kepada kepentingan yang menyangkut banyak orang atau masyarakat,” kata Wakil Ketua Umum DPP PPP Bidang Kesejahteraan Rakyat, Rusli Effendi, Kamis (19/1/2023). Baca juga: Laksamana Yudo Jamin Netralitas Prajurit TNI di Pemilu 2024
Rusli mengaku ingin wajah baru PPP makin dikenal rakyat. Dengan demikian nantinya partai berlambang Kakbah ini bisa mendapat suara atau kepercayaan dari masyarakat.
“Pertama, pemimpin PPP yang baru memiliki gaya kepemimpinan humble, berkomitmen, dan kerja keras. Kedua, kami ingin PPP hadir untuk menjawab kepentingan publik (soal kesejahteraan rakyat, kemiskinan, dll). Serta, memiliki program nyata konkret dan tidak hanya retorika politik,” ungkapnya.
Selain membahas program kerja, raker kali ini juga difokuskan untuk pemenangan Pemilu 2024 . “Plt Ketua Umum Pak Muhamad Mardiono memberikan kami arahan bagaimana fokus kepada pemenangan Pemilu 2024. Serta fokus kepada kepentingan yang menyangkut banyak orang atau masyarakat,” kata Wakil Ketua Umum DPP PPP Bidang Kesejahteraan Rakyat, Rusli Effendi, Kamis (19/1/2023). Baca juga: Laksamana Yudo Jamin Netralitas Prajurit TNI di Pemilu 2024
Rusli mengaku ingin wajah baru PPP makin dikenal rakyat. Dengan demikian nantinya partai berlambang Kakbah ini bisa mendapat suara atau kepercayaan dari masyarakat.
“Pertama, pemimpin PPP yang baru memiliki gaya kepemimpinan humble, berkomitmen, dan kerja keras. Kedua, kami ingin PPP hadir untuk menjawab kepentingan publik (soal kesejahteraan rakyat, kemiskinan, dll). Serta, memiliki program nyata konkret dan tidak hanya retorika politik,” ungkapnya.
Lihat Juga :