Menpan RB: Kepegawaian Masalah Bersama Pusat dan Daerah

Minggu, 10 Mei 2015 - 13:05 WIB
Menpan RB: Kepegawaian...
Menpan RB: Kepegawaian Masalah Bersama Pusat dan Daerah
A A A
JAYAPURA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi menilai masalah kepegawaian merupakan masalah bersama, karena kebijakan yang dikeluarkan oleh kepala daerah terkait dengan otonomi daerahnya.

Maka dari itu, harus dibicarakan secara sportif antara kepala daerah, pejabat pembina kepegawaian (PPK) dan pemerintah pusat agar dapat mengelola bidang kepegawaian dengan baik.

“Kata kuncinya ialah pengendalian dan penghimpunan yang sistematis. Kalau tidak ada pengendalian dan penghimpunan yang sistematis, maka pertumbuhan ASN tidak dapat diukur,” ujar Yuddy dalam siaran persnya kepada SINDO, Minggu (9/5/2015).

Lebih lanjut, dia mengatakan, sumber daya manusia (SDM) dapat ditata bila melihat formasi yang kurang. Selain itu, perekrutan SDM harus lebih selektif dan semua tanpa terkecuali, harus melalui proses seleksi yang ada. Pengembangan karir juga tidak kalah penting ketika sudah menjadi salah satu aparatur sipil negara, khususnya di Papua.

“Dengan otonomi khusus, maka pendekatan juga khusus untuk menentukan kebijakan yang lebih baik dalam hal kepegawaian. Untuk kriteria, silakan dirumuskan masing-masing, jadi ke depan tidak perlu ada hal yang diperdebatkan lagi. Setelah dirumuskan, barulah dikirimkan kepada kami,” jelasnya.

Pasalnya, daerah-daerah di Papua banyak yang tidak mengumumkan hasil dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) karena minimnya kelulusan putra-putri asli Papua. Selain itu, khusus Tenaga Honorer Kategori II (THK II) di Papua diserahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk mengajukan formasi sendiri ke Kementerian PANRB. Apakah hanya TH K-2 saja atau kombinasi dengan pelamar umum.

“Saya ingin memastikan semua ASN mampu bekerjasama dengan baik, bersih, bebas KKN, dan mendapat kesempatan yang sama. Jangan saling intervensi dan membuat permainan-permainan kotor,” tegasnya.

Yuddy mengajak untuk bersyukur dengan meningkatkan kedisiplinan dan menjadi perekat persatuan bangsa. Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat dapat produktif secara ekonomi dan memiliki kecintaan yang sama di tanah Papua.
(kri)
Berita Terkait
Apel Pertama Pasca Libur...
Apel Pertama Pasca Libur Natal, Banyak PNS Setda Majalengka Masih Absen
Terekam Kamera, Oknum...
Terekam Kamera, Oknum PNS Ganti Plat Merah Mobil Dinas ke Plat Hitam
Ini Lima Penghasilan...
Ini Lima Penghasilan yang Diterima PNS Selain Gaji Pokok
Mengenal Gaji Tunggal...
Mengenal Gaji Tunggal PNS, Kebijakan Upah yang Segera Digodok Pemerintah
Kenali Pangkat dan Golongan...
Kenali Pangkat dan Golongan PNS Beserta Tunjangannya
Beneran Nih Tunjangan...
Beneran Nih Tunjangan Pensiunan PNS Capai Rp1 Miliar?
Berita Terkini
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved