SBY Diminta Sadar Diri, Sudah Berkali-kali Ingkar Janji

Sabtu, 09 Mei 2015 - 06:04 WIB
SBY Diminta Sadar Diri,...
SBY Diminta Sadar Diri, Sudah Berkali-kali Ingkar Janji
A A A
JAKARTA - Mantan Fungsionaris DPP Partai Demokrat Ma'mun Murod Al-Barbasy mengaku tidak kaget jika Kongres Partai Demokrat yang dilaksanakan 11-13 Mei 2015 di Surabaya mendatang penuh rekayasa.

Pratik manipulatif untuk menyingkirkan kader partai yang berniat ikut kompetisi memperebutkan kursi ketua umum partai yang diungkap Politikus Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika tersebut dinilainya pasti akan terjadi. (Baca juga: Pasek Ungkap Aturan Rekayasa Kongres Demokrat

source: http://nasional.sindonews.com/read/999017/12/pasek-ungkap-aturan-rekayasa-kongres-demokrat-1431081012

source: http://nasional.sindonews.com/read/999017/12/pasek-ungkap-aturan-rekayasa-kongres-demokrat-1431081012
Pasek Ungkap Aturan Rekayasa Kongres Demokrat

source: http://nasional.sindonews.com/read/999017/12/pasek-ungkap-aturan-rekayasa-kongres-demokrat-1431081012

source: http://nasional.sindonews.com/read/999017/12/pasek-ungkap-aturan-rekayasa-kongres-demokrat-1431081012
Pasek Ungkap Aturan Rekayasa Kongres Demokrat

source: http://nasional.sindonews.com/read/999017/12/pasek-ungkap-aturan-rekayasa-kongres-demokrat-1431081012
Pasek Ungkap Aturan Rekayasa Kongres Demokrat)


"Ungkapan bahwa demokrasi akan dibunuh oleh demokrasi itu terjadi sendiri dan dengan cara-cara yang demokratis, yaitu melalui suara terbanyak yang manipulatif," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (9/5/2015).

Menurutnya, Steering Committee (SC) Kongres Partai Demokrat mencoba menunjukkan seolah perhelatan lima tahunan itu berjalan demokratis. Namun, fakta sesungguhnya sangat manipulatif.

"Niat majunya Beli Pasek harus dipahami sebagai upaya penyadaran pada SBY, sadar akan janji-janjinya selama ini yang selalu dikhianati."

"Coba tanya ke Beli Pasek, sudah berapa kali SBY umbar janji. Termasuk saat bicara empat mata antara SBY dan Beli Pasek menjelang Kongres Luar Biasa di Bali, lalu berapa janji yang dipenuhinya," sambung Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved