Kubu Pacquiao Tantang Mayweather Tanding Ulang
Selasa, 05 Mei 2015 - 08:15 WIB
Kubu Pacquiao Tantang Mayweather Tanding Ulang
A
A
A
LAS VEGAS - Desakan tarung ulang (rematch ) antara Floyd Mayweather Jr, 38, dan Manny Pacquiao, 36, terus mengemuka menyusul duel penuh kontroversial, Minggu (3/4) lalu.
Setelah sejumlah mantan petinju kelas berat dunia dan kalangan selebritas, dorongan tarung ulang kemarin disampaikan Pelatih Pacquiao, Freddie Roach. Roach mengatakan, Pacquiao ingin sekali ada pertarungan ulang dengan Mayweather menanggapi kekecewaan banyak pihak atas penilaian juri yang memenangkan Mayweather. Namun demikian, Roach mengakui peluang untuk rematch tersebut sangat kecil.
”Saya pikir Pacquiao melukai lawannya. Ini merupakan pertarungan yang sengit. Saya berharap kami bisa melakukannya lagi. Saya sangat bangga dengan Pacquiao. Saya pikir dia bertarung dengan baik,” tandas Roach, dikutip Boxingnews24 . Dalam sejumlah kesempatan, Mayweather juga menyatakan pertarungannya dengan Pacquiao, Minggu lalu, adalah dua yang terakhir sebelum dirinya pensiun.
Dia menegaskan hanya akan tampil sekali lagi untuk menyelesaikan kontrak yang tersisa dengan televisi berbayar showtime . Para pendukung Pacquiao di negerinya, Filipina, juga ingin melihat jagoan mereka kembali bertarung dengan Mayweather. Lebih-lebih, Money— julukan Mayweather, berencana pensiun tahun ini. ”Kami tidak puas. Harus diulang lagi,” ujar Gel Buacni, 19, perempuan penjaga toko di Manila, kemarin, dikutip CNN Asia . Pendukung Pacquiao yang lain juga menyatakan hal sama.
”Bagi kami warga Filipina, hasil dari pertarunganitumengecewakan. Pacquiao sudah mengerahkan semua kemampuannya, namun tidak membuahkan hasil,” kata Mike Camenza, 23. Mayweather tidak banyak merespons desakan tarung ulang tersebut. Di tengah kebahagiaan atas kemenangan kontroversialnya, dia mengaku gerah dengan pernyataan Pacman— julukan Pacquiao, yang mengatakan dirinya bertarung tidak melakukan sesuatu di atas ring.
Dia berdalih mendapatkan poin berkat pukulan yang efektif dibandingkan lawannya itu. Mayweather pun tetap bertekad segera pensiun bahkan memberi sinyal bakal melepas gelarnya dalam waktu dekat ini. Mayweather merasa sudah cukup puas setelah merebut tiga gelar kelas welter sekaligus, yakni WBA, WBC, dan WBO. ”Saya ingin memberikan petinju lain kesempatan untuk mendapatkannya. Saya mendapat superwelter WBC dan WBA, serta kelas welter WBA, WBC, danWBO. Sudahwaktunya bagi petinju-petinju muda untuk memperjuangkan gelar ini,” ucap Mayweather dilansir fightnews .
Perkataannya itu memunculkan tanda tanya mengenai pertarungan terakhirnya September mendatang. Pasalnya, dia mengakui akan tampil sekali lagi untuk menyelesaikan kontrak yang tersisa satu pertandingan dengan showtime . Dengan begitu, Mayweather hanya akan melakukan pertarungan nongelar di laga terakhirnya. Hal itu pun akan membuat kecewa dari beberapa pihak yang ingin menantangnya, khususnya petinju asal Inggris, Amir Khan.
Floyd Mayweather Sr yang merupakan ayah dari Mayweather Jr, ingin anaknya mengakhiri kariernya dengan menghadapi lawan yang mudah. Dia pun percaya pertarungan melawan Khan akan menjadi sempurna. Mantan petinju ini menilai Khan yang merupakan pemilik sabuk silver kelas welter WBC itu, akan mudah dikalahkan Mayweather. ”Saya akan memberi tahu kepada Anda. Saya pikir anak saya harus kembali pada September nanti. Dia akan berjuang semampunya dan mengakhiri kontrakbertandingnya. Jadi, dia tidakperlumemilikiperkelahian yang sulit,” ujar Mayweather Sn.
Soal Amir Khan, dia mengaku bukan lawan yang berat. ”Saya tahu ini akan lebih mudah daripada Pacquiao. Khan memiliki jab yang cukup baik. Tetapi semua hal-hal teknis, dia tidak bisa melakukannya,” sambungnya. Jika menang lagi, Mayweather bakal menyamai catatan 49 kemenangan milik legenda tinju dunia, Rocky Marciano dan bisa pensiun dengan tenang. Akan tetapi, keinginan Mayweather melepas gelar juaranya kemungkinan akan membuat pihak Khan kembali berpikir ulang untuk bertarung.
Dengan menempati peringkat pertama di kelas welter WBC, tentu akan membuat kerugian bagi Khan. Namun, dalam segi komersial mungkin pertarungan itu akan cukup menguntungkan. ”Saya pikir pertarungan akan terjadi. Saya sudah berbicara dengan Leonardo Ellerbe, CEO Promotor Mayweather. Saya melihatnya di ruang media dan dia datang mengatakan, Hai, dia (Mayweather) siap ketika Anda siap,” ucap Khan.
Sebelum menyatakan ingin bertemu, Khan akan bertarung terlebih dulu menghadapi petinju asal Amerika Serikat, Chris Algieri, 29 Mei mendatang. Namun, dia juga berharap bentrokan dengan Mayweather dapat dilaksanakan akhir tahun ini atau pada 2016. Bahkan, Khan juga percaya bahwa dirinya bisa saja menghadapi Pacquiao di pengujung tahun ini.
Pamer Cek Rp1,3 Triliun
Sesaat setelah memenangi pertarungan melawan Pacquiao, Mayweather mendapatkan bonus yang jarang dia tunjukkan dalam pertarungan sebelum- sebelumnya. Dia meraih uang USD100 juta (sekitar Rp1,3 triliun) dalam bentuk cek. Namun, Mayweather tidak mengizinkan para reporter untuk memfotonya.
”Tapi jangan mengambil gambar, ya!” ujar Mayweather kepada beberapa reporter sambil menarik keluar kertas cek yang ada di dalam selembar amplop. ”Saya tidak ingin ada yang mengambil gambar,” tegas petinju yang tidak pernah kalah dalam 48 laga tersebut. Cek itu dilaporkan akan dicairkan Mayweather dalam waktu dekat. Pacquiao juga kemungkinan mendapatkan USD100 juta, mengingat dia menjadi petarung favorit dan banyak penonton papan atas yang berani membayar mahal di kursi VVIP MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, AS, Minggu lalu. Kerja keras Pacquiao beserta torehan yang dia capai hingga mengundang apresiasi dari Presiden Filipina Benigno Aquino III. Dia mengucapkan terima kasih Pacquiao.
”Dia membuat kami semua bangga ketika dia berjuang melawan salah satu petinju terbaik pada zaman sekarang, Mayweather,” ujarnya. Menurut Aquino, Pacquiao menjadi figur inspiratif bagi generasi muda Filipina yang berambisi memiliki masa depan yang lebih baik.
”Dia merupakan perwakilan dari warga Filipina yang mampu berkompetisi di arena global,” tutur Aquino. Selain itu, pemerintah Filipina menganjurkan Pacquiao untuk menggantungkan sarung tinju.
Muh shamil/ raikhul amar
Setelah sejumlah mantan petinju kelas berat dunia dan kalangan selebritas, dorongan tarung ulang kemarin disampaikan Pelatih Pacquiao, Freddie Roach. Roach mengatakan, Pacquiao ingin sekali ada pertarungan ulang dengan Mayweather menanggapi kekecewaan banyak pihak atas penilaian juri yang memenangkan Mayweather. Namun demikian, Roach mengakui peluang untuk rematch tersebut sangat kecil.
”Saya pikir Pacquiao melukai lawannya. Ini merupakan pertarungan yang sengit. Saya berharap kami bisa melakukannya lagi. Saya sangat bangga dengan Pacquiao. Saya pikir dia bertarung dengan baik,” tandas Roach, dikutip Boxingnews24 . Dalam sejumlah kesempatan, Mayweather juga menyatakan pertarungannya dengan Pacquiao, Minggu lalu, adalah dua yang terakhir sebelum dirinya pensiun.
Dia menegaskan hanya akan tampil sekali lagi untuk menyelesaikan kontrak yang tersisa dengan televisi berbayar showtime . Para pendukung Pacquiao di negerinya, Filipina, juga ingin melihat jagoan mereka kembali bertarung dengan Mayweather. Lebih-lebih, Money— julukan Mayweather, berencana pensiun tahun ini. ”Kami tidak puas. Harus diulang lagi,” ujar Gel Buacni, 19, perempuan penjaga toko di Manila, kemarin, dikutip CNN Asia . Pendukung Pacquiao yang lain juga menyatakan hal sama.
”Bagi kami warga Filipina, hasil dari pertarunganitumengecewakan. Pacquiao sudah mengerahkan semua kemampuannya, namun tidak membuahkan hasil,” kata Mike Camenza, 23. Mayweather tidak banyak merespons desakan tarung ulang tersebut. Di tengah kebahagiaan atas kemenangan kontroversialnya, dia mengaku gerah dengan pernyataan Pacman— julukan Pacquiao, yang mengatakan dirinya bertarung tidak melakukan sesuatu di atas ring.
Dia berdalih mendapatkan poin berkat pukulan yang efektif dibandingkan lawannya itu. Mayweather pun tetap bertekad segera pensiun bahkan memberi sinyal bakal melepas gelarnya dalam waktu dekat ini. Mayweather merasa sudah cukup puas setelah merebut tiga gelar kelas welter sekaligus, yakni WBA, WBC, dan WBO. ”Saya ingin memberikan petinju lain kesempatan untuk mendapatkannya. Saya mendapat superwelter WBC dan WBA, serta kelas welter WBA, WBC, danWBO. Sudahwaktunya bagi petinju-petinju muda untuk memperjuangkan gelar ini,” ucap Mayweather dilansir fightnews .
Perkataannya itu memunculkan tanda tanya mengenai pertarungan terakhirnya September mendatang. Pasalnya, dia mengakui akan tampil sekali lagi untuk menyelesaikan kontrak yang tersisa satu pertandingan dengan showtime . Dengan begitu, Mayweather hanya akan melakukan pertarungan nongelar di laga terakhirnya. Hal itu pun akan membuat kecewa dari beberapa pihak yang ingin menantangnya, khususnya petinju asal Inggris, Amir Khan.
Floyd Mayweather Sr yang merupakan ayah dari Mayweather Jr, ingin anaknya mengakhiri kariernya dengan menghadapi lawan yang mudah. Dia pun percaya pertarungan melawan Khan akan menjadi sempurna. Mantan petinju ini menilai Khan yang merupakan pemilik sabuk silver kelas welter WBC itu, akan mudah dikalahkan Mayweather. ”Saya akan memberi tahu kepada Anda. Saya pikir anak saya harus kembali pada September nanti. Dia akan berjuang semampunya dan mengakhiri kontrakbertandingnya. Jadi, dia tidakperlumemilikiperkelahian yang sulit,” ujar Mayweather Sn.
Soal Amir Khan, dia mengaku bukan lawan yang berat. ”Saya tahu ini akan lebih mudah daripada Pacquiao. Khan memiliki jab yang cukup baik. Tetapi semua hal-hal teknis, dia tidak bisa melakukannya,” sambungnya. Jika menang lagi, Mayweather bakal menyamai catatan 49 kemenangan milik legenda tinju dunia, Rocky Marciano dan bisa pensiun dengan tenang. Akan tetapi, keinginan Mayweather melepas gelar juaranya kemungkinan akan membuat pihak Khan kembali berpikir ulang untuk bertarung.
Dengan menempati peringkat pertama di kelas welter WBC, tentu akan membuat kerugian bagi Khan. Namun, dalam segi komersial mungkin pertarungan itu akan cukup menguntungkan. ”Saya pikir pertarungan akan terjadi. Saya sudah berbicara dengan Leonardo Ellerbe, CEO Promotor Mayweather. Saya melihatnya di ruang media dan dia datang mengatakan, Hai, dia (Mayweather) siap ketika Anda siap,” ucap Khan.
Sebelum menyatakan ingin bertemu, Khan akan bertarung terlebih dulu menghadapi petinju asal Amerika Serikat, Chris Algieri, 29 Mei mendatang. Namun, dia juga berharap bentrokan dengan Mayweather dapat dilaksanakan akhir tahun ini atau pada 2016. Bahkan, Khan juga percaya bahwa dirinya bisa saja menghadapi Pacquiao di pengujung tahun ini.
Pamer Cek Rp1,3 Triliun
Sesaat setelah memenangi pertarungan melawan Pacquiao, Mayweather mendapatkan bonus yang jarang dia tunjukkan dalam pertarungan sebelum- sebelumnya. Dia meraih uang USD100 juta (sekitar Rp1,3 triliun) dalam bentuk cek. Namun, Mayweather tidak mengizinkan para reporter untuk memfotonya.
”Tapi jangan mengambil gambar, ya!” ujar Mayweather kepada beberapa reporter sambil menarik keluar kertas cek yang ada di dalam selembar amplop. ”Saya tidak ingin ada yang mengambil gambar,” tegas petinju yang tidak pernah kalah dalam 48 laga tersebut. Cek itu dilaporkan akan dicairkan Mayweather dalam waktu dekat. Pacquiao juga kemungkinan mendapatkan USD100 juta, mengingat dia menjadi petarung favorit dan banyak penonton papan atas yang berani membayar mahal di kursi VVIP MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, AS, Minggu lalu. Kerja keras Pacquiao beserta torehan yang dia capai hingga mengundang apresiasi dari Presiden Filipina Benigno Aquino III. Dia mengucapkan terima kasih Pacquiao.
”Dia membuat kami semua bangga ketika dia berjuang melawan salah satu petinju terbaik pada zaman sekarang, Mayweather,” ujarnya. Menurut Aquino, Pacquiao menjadi figur inspiratif bagi generasi muda Filipina yang berambisi memiliki masa depan yang lebih baik.
”Dia merupakan perwakilan dari warga Filipina yang mampu berkompetisi di arena global,” tutur Aquino. Selain itu, pemerintah Filipina menganjurkan Pacquiao untuk menggantungkan sarung tinju.
Muh shamil/ raikhul amar
(ars)