KRL Hajar Mobil, Satu Orang Tewas

Jum'at, 24 April 2015 - 08:59 WIB
KRL Hajar Mobil, Satu...
KRL Hajar Mobil, Satu Orang Tewas
A A A
JAKARTA - Perlintasan rel kereta api liar memakan korban. Mobil Mitshubishi Colt T-120 SS jenis pikap yang membawa besi proyek tertabrak kereta rel listrik (KRL) Commuter Line jurusan Tangerang-Duri di Jembatan Gantung, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pukul 12.30 WIB, kemarin.

Akibat kejadian itu, satu penumpang bernama Suyatno, 40, tewas di tempat. Sedangkan sopir, Madari, 49, harus dibawa ke RSUD Cengkareng karena kondisinya kritis. Dia mengalami luka serius di kepala dan kaki. Peristiwa itu berawal ketika mobil itu hendak menyeberang pintu perlintasan dari arah Kampung Klingkit menuju Jalan Daan Mogot. Saat bersamaan dari sebelah kiri melintas commuter line.

”Tabrakan tak terhindarkan, mobil pikap terseret sejauh 158 meter hingga rusak parah di beberapa bagian. Satu penumpangnya tewas,” ucap Kasat Lantas Polres Jakarta Barat AKBP Ipung Purnomo. Pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Untuk penyidikan lebih lanjut, mobil nahas tersebut dibawa ke unit kecelakaan lalu lintas wilayah Jakarta Barat.

”Kami masih mendalami kasus itu,” ujarnya. Saksi mata di lokasi kejadian, M Nasir, 52, menuturkan, sesaat sebelum insiden nahas itu dua penjaga perlintasan, termasuk dirinya, telah memperingatkan pengemudi agar tidak nekat menerobos perlintasan. ”Bahkan sudah mencoba menyetop mobil itu. Namun, pengemudi ngeyel , dia tetap jalan dan akhirnya tertabrak kereta,” sebutnya.

Senior Corporate Communication Daerah Operasional (Daop) I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bambang S Prayitno menyayangkan tabrakan tersebut. Hingga kini masih banyak perlintasan liar yang terdapat di Jabodetabek. ”Datanya masih seperti kemarin, dalam seminggu tiga orang tewas. Kami sudah mengajukan ke pemerintah daerah, tapi belum ada tindakan.

Seharusnya perlintasan semacam itu ditutup,” katanya. Meski kejadian itu tidak mengganggu perjalanan commuterline secara signifikan, lokomotif dengan nomor 67.2153 dan rangkaian 204.30-205.30 rusak di bagian bemper depan, pipa angin patah, dan kabel ground putus. ”Lokomotif itu tengah diperbaiki di depo Stasiun Manggarai,” kata Bambang.

Yan yusuf
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved