Marzuki Minta Ruang Demokrasi di Kongres Jangan Ditutup
Rabu, 22 April 2015 - 17:03 WIB
Marzuki Minta Ruang Demokrasi di Kongres Jangan Ditutup
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzukie Alie berharap ruang demokrasi tetap terbuka lebar dalam Kongres Demokrat nanti. Marzuki akan maju sebagai calon ketua umum jika mendapat dukungan dari pemilik suara sah.
"Harapannya ada wadah demokrasi, santun, nilai ini yang ingin kita hidupkan," kata Marzuki saat konfrensi pers di Kuningan, Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Marzuki yang pernah maju sebagai calon ketua umum pada Kongres 2010 lalu ternyata ini masih mempunyai pendukung di daerah. Namun, dia tidak mau gegabah melihat dukungan kepada dirinya.
Dia pun mengutip pernyataan Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri Demokrat (FKPD) Ventje Rumangkang. Begitu juga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pernah mengatakan jika memperoleh dukungan dari kader boleh menjadi calon ketua umum.
"Insya Allah ada (ada dukungan dari daerah), lihat saja nanti (respons saya). Kata Pak Ventje, Pak SBY pernah bilang, siapapun bisa jadi caketum asal didukung 20%," tegasnya.
Namun, Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan meminta supaya syarat dukungan ditambah menjadi 30%. Bahkan, akan dinaikkan menjadi 40%.
"Saya bilang sekalian saja 50%, 30% masih wajar, tapi kalau 40% itu sekalian saja 50%, rasanya itu menutup ruang demokrasi," ucap mantan Ketua DPR ini.
Jika ruang Demokrasi ditutup, Marzuki berkeyakinan Demokrat akan terpecah belah. Pasalnya, bisa saja kader yang kecewa akan melakukan manuver politik.
"Makanya biarkan saja berkompetisi di dalam, ada pilihan, ada yang menang dan kalah, setelah itu bergandengan tangan lagi," tegasnya.
"Harapannya ada wadah demokrasi, santun, nilai ini yang ingin kita hidupkan," kata Marzuki saat konfrensi pers di Kuningan, Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Marzuki yang pernah maju sebagai calon ketua umum pada Kongres 2010 lalu ternyata ini masih mempunyai pendukung di daerah. Namun, dia tidak mau gegabah melihat dukungan kepada dirinya.
Dia pun mengutip pernyataan Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri Demokrat (FKPD) Ventje Rumangkang. Begitu juga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pernah mengatakan jika memperoleh dukungan dari kader boleh menjadi calon ketua umum.
"Insya Allah ada (ada dukungan dari daerah), lihat saja nanti (respons saya). Kata Pak Ventje, Pak SBY pernah bilang, siapapun bisa jadi caketum asal didukung 20%," tegasnya.
Namun, Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan meminta supaya syarat dukungan ditambah menjadi 30%. Bahkan, akan dinaikkan menjadi 40%.
"Saya bilang sekalian saja 50%, 30% masih wajar, tapi kalau 40% itu sekalian saja 50%, rasanya itu menutup ruang demokrasi," ucap mantan Ketua DPR ini.
Jika ruang Demokrasi ditutup, Marzuki berkeyakinan Demokrat akan terpecah belah. Pasalnya, bisa saja kader yang kecewa akan melakukan manuver politik.
"Makanya biarkan saja berkompetisi di dalam, ada pilihan, ada yang menang dan kalah, setelah itu bergandengan tangan lagi," tegasnya.
(kri)