Polri Nilai Pilkada Serentak Rawan Konflik

Selasa, 21 April 2015 - 10:21 WIB
Polri Nilai Pilkada...
Polri Nilai Pilkada Serentak Rawan Konflik
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Bradodin Haiti menyerukan kepada seluruh jajaran Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) untuk meningkatkan soliditas internal Polri. Seruan itu sebagai implementasi komitmen Bradodin Haiti saat uji kelayakan dan kepatutan di hadapan anggota Komisi III DPR.

Bradodin menyampaikan, soliditas internal diperlukan lantaran tantangan yang akan dihadapi Polri ke depan semakin berat sehingga dibutuhkan sinergi. ”Sebelumnya ya sudah solid, tapi perlu ditingkatkan soliditasnya agar lebih efektif,” kata Kapolri seusai acara Commander Wise di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, kemarin.

Salah satu tantangan Polri terberat tahun ini, menurut Bradodin, adalah terkait pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan diselenggarakan akhir tahun ini. Bradodin memperkirakan, pilkada serentak kali ini memiliki kerawanan tinggi terhadap konflik di banding dengan pemilu legislatif dan pemilihan presiden sebelumnya.

Dalam pilkada serentak, interaksi elit politik dengan akar rumput lebih intensif dengan jarak yang sangat dekat. Itu berpengaruh terhadap situasi politik yang semakin panas dan berpotensi memicu lahirnya berbagai gesekan. ”Kita sudah siapkan antisipasinya terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya potensi konflik,” ucapnya.

Di samping itu, Bradodin mengajak jajarannya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Bradodin menilai, hasil survei dari beberapa lembaga survei di Indonesia selama beberapa bulan terakhir yang menunjukkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat menjadi pemantik bagi Polri untuk meningkatkan profesionalisme.

Upaya peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri, menurut Bradodin, bisa dilakukan dengan mengintensifkan jalinan komunikasi dengan masyarakat, meminimalkan pelanggaran dan meningkatkan kinerja anggota Polri. ”Ini yang harus kita bangun untuk memperoleh kepercayaan masyarakat. Ini arahan saya kepada seluruh jajaran terkait apa yang harus dilakukan ke depan,” katanya.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jendral (Brigjen) Anton Charliyan mengatakan, Polri perlu memiliki peta persoalan setiap daerah. Alasannya, masing-masing daerah memiliki masalah dengan karakter yang berbeda. Dalam menghadapi pilkada misalnya, perlu pemetaan daerah mana saja yang memiliki potensi konflik tinggi, termasuk pemetaan tingkat emosi masyarakat yang setiap daerah berbeda.

Begitu pula pemetaan terhadap partai yang berpotensi memicu konflik. ”Masalah konflik pilkada juga tergantung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kalau KPU setempat dianggap tak jujur, bisa berpotensi ricuh,” ujarnya. Pengamanan Polri, menurut Anton, perlu didukung dengan komitmen bersama, terutama dengan KPU untuk menjaga independensi dan kredibilitas.

Khoirul muzakki
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved