3 Syarat Harus Dipenuhi Parpol di Pilkada Serentak
Senin, 20 April 2015 - 11:57 WIB
3 Syarat Harus Dipenuhi Parpol di Pilkada Serentak
A
A
A
JAKARTA - Tiga syarat koalisi harus dipenuhi partai politik (parpol) jika ingin unggul di pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto menyebutkan tiga syarat itu adalah probabilitas perolehan suara.
Menurut Gun Gun, setiap parpol ingin mendongkrak suara, akan berpikir dua kali ingin berkoalisi dengan partai berkonflik. Menurutnya, partai yang tengah dilanda konflik, memiliki daya dongkrak suara yang lemah.
Adapun syarat yang kedua adalah biaya pertarungan. Partai politik tidak ingin berkoalisi dengan partai yang internalnya amburadul karena konflik, sementara biaya politik untuk perhelatan Pilkada juga tinggi.
"Pilkada memang pertarungan figur. Tapi jika calon tidak diendorse oleh partai dengan baik, mana ada yang mau berinfestasi untuk kemenangannya. Yang berinvestasi itu juga ada pengusaha. Mana ada yang mau," kata Gun Gun kepada Sindonews, Senin (20/4/2015).
Syarat ketiga adalah benefit of office atau keuntungan dalam kekuasaan. Dia mengatakan, seseorang akan berfikir seberapa besar kansnya untuk memenangi Pilkada.
"Golkar biasanya benefit office-nya besar. Tapi bagaimana dalam kondisi konflik seperti saat ini," katanya.(ico)
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta, Gun Gun Heryanto menyebutkan tiga syarat itu adalah probabilitas perolehan suara.
Menurut Gun Gun, setiap parpol ingin mendongkrak suara, akan berpikir dua kali ingin berkoalisi dengan partai berkonflik. Menurutnya, partai yang tengah dilanda konflik, memiliki daya dongkrak suara yang lemah.
Adapun syarat yang kedua adalah biaya pertarungan. Partai politik tidak ingin berkoalisi dengan partai yang internalnya amburadul karena konflik, sementara biaya politik untuk perhelatan Pilkada juga tinggi.
"Pilkada memang pertarungan figur. Tapi jika calon tidak diendorse oleh partai dengan baik, mana ada yang mau berinfestasi untuk kemenangannya. Yang berinvestasi itu juga ada pengusaha. Mana ada yang mau," kata Gun Gun kepada Sindonews, Senin (20/4/2015).
Syarat ketiga adalah benefit of office atau keuntungan dalam kekuasaan. Dia mengatakan, seseorang akan berfikir seberapa besar kansnya untuk memenangi Pilkada.
"Golkar biasanya benefit office-nya besar. Tapi bagaimana dalam kondisi konflik seperti saat ini," katanya.(ico)
(kur)