Badrodin Lanjutkan Kasus AS dan BW

Sabtu, 18 April 2015 - 10:52 WIB
Badrodin Lanjutkan Kasus...
Badrodin Lanjutkan Kasus AS dan BW
A A A
JAKARTA - Kapolri baru Jenderal Pol Badrodin Haiti menyatakan tetap akan melanjutkan kasus Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad (AS) dan Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto (BW) yang sempat ditunda.

Hal itu diungkapkan Badrodin seusai mengikuti prosesi pelantikan dirinya sebagai kapolri di Istana Negara, Jakarta, kemarin. ”Ya tetap lanjut,” ungkap Badrodin. Menurut Kapolri, tidak ada alasan bagi Polri untuk menghentikan penyidikan AS dan BW. ”Kan kesepakatannya tetap dilanjutkan waktu itu,” ujar Badrodin.

BW sebelumnya telah ditetapkan tersangka kasus pengarahan pemberian keterangan palsu dalam sidang sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010, sedangkan AS juga ditetapkan tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen pada 2007. Karena status tersangka itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberhentikan sementara keduanya sesuai dengan UU 30 Tahun 2002 tentang KPK, yang menyebutkan pimpinan yang menjadi tersangka harus diberhentikan.

Lebih lanjut, Badrodin menyatakan tugas pertama yang akan dilakukannya setelah menjabat kapolri adalah meningkatkan soliditas personel. Badrodin mengaku akan secepatnya melakukan konsolidasi internal Polri, salah satunya memberikan pemahaman bahwa tantangan ke depan sangat berat. Dia pun berharap internal Polri bisa senantiasa solid dan siap menghadapi segala tantangan di depan.

Begitu juga dengan kerja sama dengan penegak hukum lain, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ”Tentu itu bagian dari upaya saya karena memang di dalam program prioritas saya ada upaya kerja sama secara sinergi dengan pemerintahan dan lembaga lainnya, kementerian. Di antaranya di situ adalah lembaga penegak hukum,” ujarnya.

Mantan wakapolri ini menyatakan korupsi bukan hanya tantangan bagi KPK, melainkan juga tantangan bagi semua penegak hukum dan bangsa Indonesia. Karena itu, ujarnya, berbagai pihak harus senantiasa saling membantu dalam memberantas kasus korupsi. ”Kita juga harus meningkatkan kerja sama dengan KPK, BPK, PPATK dengan lembaga penegak hukum lainnya,” tandasnya.

Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso menyatakan, proses penyidikan AS dan BW sudah hampir selesai. ”Lanjut, dalam waktu dekat kita tindak lanjuti. Sudah hampir selesai,” tandas Budi Waseso. Dia juga mengatakan hingga saat ini belum ada jadwal pemanggilan untuk AS dan BW. Namun jika diperlukan, mereka akan dipanggil kembali termasuk memanggil sejumlah saksi.

Budi Waseso memastikan proses hukum terhadap keduanya terus berlanjut hingga dilimpahkan berkasnya ke Kejaksaan Agung. ”Penegakan hukum pasti dilimpahkan ke kejaksaan,” tuturnya. Sementara itu, Komjen Pol Budi Gunawan (BG) dikabarkan masuk dalam bursa calon wakil kepala Polri (wakapolri). Bahkan, BG merupakan salah satu perwira tinggi yang digadanggadangkan bakal menggantikan posisi yang ditinggalkan Badrodin Haiti tersebut.

Menurut Badrodin, semua anggota Polri berpangkat bintang tiga berpeluang menjadi wakapolri, termasuk BG. ”Yang berpangkat bintang tiga akan ditunjuk semua. Saya cocok dengan semuanya, termasuk dengan BG,” kata Badrodin. Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Hamidah Abdurrahman mengatakan, penunjukan wakapolri harus dilakukan secepatnya untuk mendampingi kapolri dalam menjalankan tugas.

Pasalnya, banyak pekerjaan rumah Polri yang mesti dikerjakan oleh kepemimpinan baru Polri, mengingat jabatan kapolri sempat kosong beberapa bulan. ”Kata Pak Kapolri, Senin pekan depan ada rapat Wanjakti,” ungkapnya. Meski Kompolnas tidak ikut mengusulkan calon wakapolri, Hamidah tidak menampik jika BG masuk dalam salah satu kandidat terkuat wakapolri.

Terlepas dari permasalahan hukum yang dituduhkan kepadanya, Hamidah menilai sosok BG memiliki kualifikasi yang dibutuhkan sebagai wakapolri. ”BG orangnya smart, punya jam terbang dan menguasai banyak hal terutama di bidang pengamanan. Tapi nominator wakapolri banyak. Setiap bintang tiga jadi nominator, semua berpeluang,” ujarnya.

Khoirul muzakki/sindonews
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved