UNY Ikuti Kompetisi Mobil Internasional

Kamis, 16 April 2015 - 08:12 WIB
UNY Ikuti Kompetisi...
UNY Ikuti Kompetisi Mobil Internasional
A A A
YOGYAKARTA - Garuda Racing Team (GURT) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengumumkan kesiapan mereka untuk ikut berlaga pada dua kompetisi mobil tingkat dunia pada 2015 ini.

Dua kompetisi mobil fomula tingkat dunia itu adalah 2015 Student Formula Japan (SFJ) dan 2015 International Student Green Car Competition (ISGCC). Menurut Ketua Umum Delegasi GURT UNY Bondan Prakoso kemarin, timnya berharap dapat memborong lima kategori juara dalam 2015 ISGCC yang akan berlangsung pada 29-30 Mei 2015 di Seoul, Korea Selatan. 2015 SFJ akan berlangsung pada 1-5 September 2015 di ECOPA (Ogasayama-Sports, Shizouka-ken), Jepang.

”Kami bersyukur bisa berangkat ke dua ajang bergengsi ini. Kami berterima kasih kepada pihak yang mensponsori sehingga kami bisa mewakili Indonesia dan menunjukkan performa terbaik,” ujarnya. Bondan mengungkapkan, GURT UNY didukung perusahaan velg kenamaan Amerika, Keizer Aluminium Wheels. Perusahaan tersebut berperan dalam pengadaan velg racing untuk mobil GURT UNY yang akan bertanding.

Menurutnya, Keizer mendukung Garuda UNY Racing Team (GURT) dalam kedua kompetisi mobil formula tingkat dunia tersebut, bahkan hingga musim 2016. ”Kami mendapat dukungan berupa velg custom sejumlah 16 buah yang sesuai dengan ukuran velg untuk kebutuhan racing. Dukungan ini tentu menambah optimisme GURT dalam meraih kategori juara di dua kompetisi tersebut,” ungkapnya.

Anggota GURT UNY Teguh menambahkan, Student Formula Jepang (SFJ) merupakan kompetisi pembuatan mobil formula kelas mahasiswa tingkat dunia. Kompetisi ini diikuti mahasiswa berbagai negara di dunia, seperti Jepang, India, Austria, Filipina, Korea Selatan, China, Taiwan, Thailand. Tercatat akan ada 80 tim yang turut serta dalam kategori Internal Combution Vehicle (ICV).

”Kompetisi ini bertujuan memberikan kontribusi pada pengembangan dan promosi di industri automotif. Mahasiswa sebagai pelaku utama dalam hal perencanaan, desain, dan membangun mobil mereka sendiri,” tuturnya. Teguh mengungkapkan, melalui kedua kompetisi tersebut, mereka bisa belajar esensi dari pembuatan sebuah karya automotif. Apalagi, kedua kompetisi mobil formula ini tidak hanya berfokus pada performa mobil, tetapi juga strategi marketing, perencanaan, desain, produksi, dan biaya pembuatan mobil.

”Dalam membuat mobil, mahasiswa membutuhkan pengetahuan yang tidak terbatas pada ilmu teknis. Tapi juga nonteknis, seperti bagaimana mengurangi biaya dan meningkatkan penjualan mobil yang mereka produksi. Hal ini tentu mampu menajamkan kemampuan kami untuk mengidentifikasi masalah secara mandiri dan menyelesaikannya,” katanya.

Ratih keswara
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved