Loyalis Agung Laksono di DPR Dirotasi Karena Minim Prestasi
Rabu, 15 April 2015 - 11:05 WIB
Loyalis Agung Laksono di DPR Dirotasi Karena Minim Prestasi
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 27 anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar yang merupakan loyalis Agung Laksono dirotasi. Mereka dirotasi lantaran dianggap minim prestasi, dedikasi, loyalitas dan tak tercela (PDLT).
Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin mengatatakan, proses rotasi tersebut juga telah melalui berbagai macam kajian. Sehingga, Ade yakin, para kader Golkar telah ditempatkan pada komisi yang tepat.
"Sudah (melewati kajian panjang), yang kita ajukan itu draf yang ketujuh. Berarti kajiannya itu berkali-kali. Draf satu dikaji lagi, draf dua, sampai tujuh. Mateng itu barang," kata Ade saat dihubungi Sindonews, Rabu (15/4/2015).
Ade mengatakan, protes yang diajukan oleh Agus Gumiwang Cs lantaran merasa dirotasi ke komisi yang tidak strategis adalah salah. Sebagai anggota organisasi politik, lanjut Ade, setiap kader harus siap menerima tugas yang dimandatkan oleh partai.
"Kalau mau hidup seenaknya sendiri, jangan berorganisasi. Hidup sendiri saja di kamar. Tapi nanti pasti akan butuh orang lain. (Rotasi) itu konsekuensi," pungkas Ade.
Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin mengatatakan, proses rotasi tersebut juga telah melalui berbagai macam kajian. Sehingga, Ade yakin, para kader Golkar telah ditempatkan pada komisi yang tepat.
"Sudah (melewati kajian panjang), yang kita ajukan itu draf yang ketujuh. Berarti kajiannya itu berkali-kali. Draf satu dikaji lagi, draf dua, sampai tujuh. Mateng itu barang," kata Ade saat dihubungi Sindonews, Rabu (15/4/2015).
Ade mengatakan, protes yang diajukan oleh Agus Gumiwang Cs lantaran merasa dirotasi ke komisi yang tidak strategis adalah salah. Sebagai anggota organisasi politik, lanjut Ade, setiap kader harus siap menerima tugas yang dimandatkan oleh partai.
"Kalau mau hidup seenaknya sendiri, jangan berorganisasi. Hidup sendiri saja di kamar. Tapi nanti pasti akan butuh orang lain. (Rotasi) itu konsekuensi," pungkas Ade.
(kri)