Sekolah di Sierra Leone Kembali DibukaSetelah Sembilan Bulan Tutup

Rabu, 15 April 2015 - 08:43 WIB
Sekolah di Sierra Leone...
Sekolah di Sierra Leone Kembali DibukaSetelah Sembilan Bulan Tutup
A A A
Berbagai sekolah di Sierra Leone dibuka kembali setelah sembilan bulan tidak beroperasi. Selama sembilan itu pula, 1,8 juta siswa diliburkan menyusul wabah ebola yang menyerbu negara itu. Jan Sankoh, 12, mengaku sangat senang belajar lagi di sekolah.

”Saya rindu sekolah dan guru,” ungkap Jan. Dia mengatakan kangen bermain bersama kawan di sekolah. ”Saya harus bersekolah agar menjadi pilot ketika besar nanti,” imbuhnya. Nancy Banya, guru sekolah menengah, mengungkapkan agenda pertama di sekolah adalah menyambut para siswa. ”Kita mengheningkan cipta untuk mengenang beberapa kawan kita yang meninggal dunia,” kata Banya kepada BBC.

”Banyak siswa yang senang, tetapi banyak siswa yang bosan selama tinggal di rumah,” imbuhnya. Badan Perserikatan Bangsa- Bangsa Urusan Anak-Anak (UNICEF) mengungkapkan, pembukaan kembali sekolah di Sierra Leone menandai langkah maju dalam normalisasi kehidupan rakyat negara itu. UNICEF telah melatih lebih 9.000 guru dalam hal pencegahan ebola. Mereka juga memasok 23.000 fasilitas cuci tangan bagi setiap sekolah. ”Perhatian nomor satu kita adalah tidak boleh ada kasus ebola lagi di Sierra Leone,” kata perwakilan UNICEF Roeland Monasch.

”Dalam konteks ini, kita ingin menjamin anak agar selamat dari wabah ebola,” tambahnya. PBB dan pemerintah Sierra Leone tetap optimistis dengan laporan kasus ebola mengalami penurunan. Untuk menghalau kekhawatiran dan menjamin tidak ada kasus baru ebola, hari pertama sekolah diisi dengan pendidikan tentang ebola dan pengenalan aturan kebersihan dasar bagi para siswa.

Mereka juga dibiasakan dengan mengukur suhu tubuh sebagai bagian untuk pencegahan terhadap penularan ebola. Selain itu, setiap murid juga diwajibkan untuk mencuci bersih tangan mereka memakai air bersih dengan sabun. Namun, tetap ada kekhawatiran tidak semua sekolah siap dengan fasilitas tersebut. Beberapa sekolah di Sierra Leone timur mengaku belum mendapatkan materi pembelajaran tentang ebola serta berbagai fasilitas kesehatan yang dijanjikan.

Akibat tidak adanya proses belajar-mengajar dalam jangka waktu lama, beberapa fasilitas sekolah mengalami kerusakan, seperti meja dan bangku. Banyak bangunan sekolah yang ditumbuhi rumput liar dan tidak terawat. Banyak siswa yang terpaksa harus membersihkan sekolah mereka terlebih dahulu sebelum belajar bersama di dalam kelas. Sebanyak 12.000 kasus ebola terjangkit di Sierra Leone dan 3.831 orang meninggal sejak virus itu mewabah pada Mei 2014.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat hanya enam kasus baru pada pekan lalu. Itu menunjukkan adanya penurunan drastis. Sierra Leone merupakan negara endemik ebola ketiga yang membuka sekolah. Negara lain seperti Guinea membuka sekolahnya pada Januari lalu dan Liberia mengaktifkan sekolah satu bulan kemudian.

WHO melaporkan terdapat lebih dari 12.000 kasus ebola di Sierra Leone, dengan 3.831 orang meninggal sejak wabah virus ini merebak pada Mei 2014. Pada minggu lalu, kasus ebola terbaru yang dilaporkan hanya ada enam kasus.

Arvin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved