Rapat dengan DPR, Kompolnas Sampaikan 10 Poin Soal Badrodin
Selasa, 14 April 2015 - 22:00 WIB
Rapat dengan DPR, Kompolnas Sampaikan 10 Poin Soal Badrodin
A
A
A
JAKARTA - Komisi III DPR menggelar rapat bersama Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) membahas soal calon tunggal Kapolri, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Badrodin Haiti, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2015) malam.
Dalam rapat dengan agenda tunggal mendengarkan penjelasan Kompolnas ihwal Komjen Badrodin Haiti ini, Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala mempresentasikan 10 poin terkait sosok Jenderal Polisi bintang tiga tersebut.
10 poin tersebut di antaranya:
1. Kompolnas menilai, Badrodin Haiti adalah salah satu perwira tinggi dari angkatan 1982. Badrodin adalah yang paling senior dan diterima oleh berbagai kalangan. Mantan Kapolda Banten ini bahkan dianggap bisa mendinginkan konflik antara KPJ dan Polri.
2. Sebagai Perwira Tinggi Polri yang sempat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) sebanyak empat kali, Badrodin Haiti dinilai memiliki banyak perspektif.
Kompolnas pernah membuat kriteria Kapolri menjabat setidaknya dua tahun sebelum masa pensiun. Kepada yang bersangkutan Kompolnas memberi kelonggaran karena latar belakang pengalaman.
3. Badrodin Haiti adalah calon Kapolri transisi.Dalam 15 bulan sisa masa jabatannya, dia bertugas melakukan pengkaderan terhadap calon Kapolri yang akan datang.
4. Dalam masa kerja yang tinggal 15 bulan, Badrodin tidak akan bisa melaksanakan program kerja jangka panjang. Kompolnas ingin melihat yang bersangkutan dapat melakukan genjotan terahir dalam memperbaiki institusi Polri.
5. Badrodin Haiti adalah sosok pribadi yang bersahaja. Kompolnas melihat kepintaran dan kecakapan Badrodin melalui karya akademisnya. Prestasinya juga masuk 10 besar selama menjalani pendidika di sekolah Polri.
6. Badrodin Haiti adalah sosok santun. Saat berbicara tidak memberikan tatapan tajam terhadap lawan bicara. Sulit memancing emosi Badrodin. Pemimpin semacam ini adalah tipe managerial.
7. Badrodin Haiti tidak pernah dikaitkan dengam isu miring apapun. Beberpa masukan yang pernah disampaiakan kepada Kompolnas hanya terkait tugasnya di Sulawesi Tengah.
8. Badrodin Haiti telah berhasil melewati berbagai ujian dan cobaan dalam tugas. Yang bersangkutan pernah disebut berhubungan dengan pengusaha di Sumatera Utara, namun tidak terbukti. Berhasil menghadapai kelompok minorotas di Jawa Timur dan menjadi Plt Kapolri.
9. Suara dari komunitas Polri, Badrodin Haiti termasuk pribadi yang tidak pernah meminta fasilitas tambahan dalam bertugas.
10. Sebagai pemimpin yqng bertipe manager, Badrodin Haiti harus didampingi seorang wakil yang lebih dinamis. Namun bukan wewenang Kompolnas untuk menyebut siapa soaok tersebut.
Dalam rapat dengan agenda tunggal mendengarkan penjelasan Kompolnas ihwal Komjen Badrodin Haiti ini, Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala mempresentasikan 10 poin terkait sosok Jenderal Polisi bintang tiga tersebut.
10 poin tersebut di antaranya:
1. Kompolnas menilai, Badrodin Haiti adalah salah satu perwira tinggi dari angkatan 1982. Badrodin adalah yang paling senior dan diterima oleh berbagai kalangan. Mantan Kapolda Banten ini bahkan dianggap bisa mendinginkan konflik antara KPJ dan Polri.
2. Sebagai Perwira Tinggi Polri yang sempat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) sebanyak empat kali, Badrodin Haiti dinilai memiliki banyak perspektif.
Kompolnas pernah membuat kriteria Kapolri menjabat setidaknya dua tahun sebelum masa pensiun. Kepada yang bersangkutan Kompolnas memberi kelonggaran karena latar belakang pengalaman.
3. Badrodin Haiti adalah calon Kapolri transisi.Dalam 15 bulan sisa masa jabatannya, dia bertugas melakukan pengkaderan terhadap calon Kapolri yang akan datang.
4. Dalam masa kerja yang tinggal 15 bulan, Badrodin tidak akan bisa melaksanakan program kerja jangka panjang. Kompolnas ingin melihat yang bersangkutan dapat melakukan genjotan terahir dalam memperbaiki institusi Polri.
5. Badrodin Haiti adalah sosok pribadi yang bersahaja. Kompolnas melihat kepintaran dan kecakapan Badrodin melalui karya akademisnya. Prestasinya juga masuk 10 besar selama menjalani pendidika di sekolah Polri.
6. Badrodin Haiti adalah sosok santun. Saat berbicara tidak memberikan tatapan tajam terhadap lawan bicara. Sulit memancing emosi Badrodin. Pemimpin semacam ini adalah tipe managerial.
7. Badrodin Haiti tidak pernah dikaitkan dengam isu miring apapun. Beberpa masukan yang pernah disampaiakan kepada Kompolnas hanya terkait tugasnya di Sulawesi Tengah.
8. Badrodin Haiti telah berhasil melewati berbagai ujian dan cobaan dalam tugas. Yang bersangkutan pernah disebut berhubungan dengan pengusaha di Sumatera Utara, namun tidak terbukti. Berhasil menghadapai kelompok minorotas di Jawa Timur dan menjadi Plt Kapolri.
9. Suara dari komunitas Polri, Badrodin Haiti termasuk pribadi yang tidak pernah meminta fasilitas tambahan dalam bertugas.
10. Sebagai pemimpin yqng bertipe manager, Badrodin Haiti harus didampingi seorang wakil yang lebih dinamis. Namun bukan wewenang Kompolnas untuk menyebut siapa soaok tersebut.
(maf)