Konsolidasi Golkar Ricuh, Dukungan pada Agung Cs Cuma Klaim
Minggu, 12 April 2015 - 05:38 WIB
Konsolidasi Golkar Ricuh, Dukungan pada Agung Cs Cuma Klaim
A
A
A
JAKARTA - Partai Golkar Sumatera Utara pro Munas Ancol menggelar konsolidasi di Medan, Sabtu 11 April 2015. Pertemuan yang dihadiri oleh Agung Laksono itu sempat ricuh lantaran ada sejumlah kader yang menyatakan kepengurusan hasil Munas Ancol tidak sah.
Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Tantowi Yahya mengatakan, gesekan yang terjadi saat konsolidasi di Sumatera Utara membuktikan klaim kepengurusan Agung Laksono didukung mayoritas kader di daerah tidak terbukti.
"(Dukungan kader itu) semuanya klaim. Fakta di lapangan kan berbeda," kata Tantowi ketika dihubungi Sindonews, Sabtu 11 April 2015.
Tantowi melanjutkan, fakta di lapangan menunjukkan mayoritas kader dari pusat hingga daerah tetap mendukung kepengurusan Partai Golkar yang dipimpin Aburizal Bakrie (Ical).
Alasannya, kata Tantowi, secara jernih para kader menilai mekanisme yang ditempuh dalam pelaksanaan Munas Bali sudah sesuai dengan AD/ART partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Mayoritas kader Golkar tetap loyal dan militan mendukung hasil Munas Bali. Karena mereka tahu semua prosesnya legal dan sesuai dengan konstitusi partai. Hanya saja kita ini tidak mau pakai cara-cara kekerasan karena malu ke rakyat," pungkas Tantowi.
Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Tantowi Yahya mengatakan, gesekan yang terjadi saat konsolidasi di Sumatera Utara membuktikan klaim kepengurusan Agung Laksono didukung mayoritas kader di daerah tidak terbukti.
"(Dukungan kader itu) semuanya klaim. Fakta di lapangan kan berbeda," kata Tantowi ketika dihubungi Sindonews, Sabtu 11 April 2015.
Tantowi melanjutkan, fakta di lapangan menunjukkan mayoritas kader dari pusat hingga daerah tetap mendukung kepengurusan Partai Golkar yang dipimpin Aburizal Bakrie (Ical).
Alasannya, kata Tantowi, secara jernih para kader menilai mekanisme yang ditempuh dalam pelaksanaan Munas Bali sudah sesuai dengan AD/ART partai berlambang pohon beringin tersebut.
"Mayoritas kader Golkar tetap loyal dan militan mendukung hasil Munas Bali. Karena mereka tahu semua prosesnya legal dan sesuai dengan konstitusi partai. Hanya saja kita ini tidak mau pakai cara-cara kekerasan karena malu ke rakyat," pungkas Tantowi.
(kri)