Mulyadi Laporkan Mustofa ke Polda Metro Jaya

Jum'at, 10 April 2015 - 10:32 WIB
Mulyadi Laporkan Mustofa...
Mulyadi Laporkan Mustofa ke Polda Metro Jaya
A A A
JAKARTA - Kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Mulyadi berbuntut panjang.

Kemarin anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut melaporkan pelaku Mustofa Assegaf ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penganiayaan. ”Saya sudah melapor ke Polda Metro, dan polisi sudah memegang hasil visum. Ini murni penganiayaan,” kata Mulyadi di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Mulyadi meluruskan kabar bahwa dia berduel dengan anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Menurutnya, dia tidak melakukan pemukulan sama sekali, meskipun punya kesempatan untuk membalas perlakuan Mustofa terhadapnya. Selain mengharapkan polisi segera menindak pelaku, dia juga meminta ada penegakan etika oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Dia mengaku sama sekali tidak menduga akan dianiaya sesama anggota komisi hanya lantaran menegur Mustofa saat bertanya terlalu lama pada rapat kerja dengan Menteri ESDM Sudirman Said dan jajarannya pada Rabu (8/4). ”Kita malu sekali, dan masyarakat bertanya-tanya karena insiden ini,” ujarnya.

Mulyadi mengaku sudah berbicara dengan pimpinan Fraksi PPP dan mereka menyampaikan permintaan maaf atas kejadian itu. Namun, dia berharap agar persoalan hukum dan kode etik tetap ditegakkan. ”Memaafkan tidak susah, tapi ada aturan di DPR. Apalagi di masyarakat sudah muncul persepsi dan DPR telanjur tercoreng,” katanya.

Sementara itu, Mustofa Assegaf mengatakan dia dan Mulyadi telah dipertemukan oleh Ketua DPR Setya Novanto. ”Kami sudah bertemu dan Pak Setya Novanto sendiri yang akan klarifikasi, silakan hubungi beliau,” katanya kemarin. Dia bahkan mengklaim pada pertemuan dengan ketua DPR tersebut Mulyadi akan mencabut laporannya di kepolisian. ”Saya sudah bicarakan, ya, akan dicabut,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan sudah menerima laporan Mulyadi dengan nomor laporan LP/1329/IV/2015/PMJ/Ditre skrimum. ”Sudah kami terima dan masih mempelajari laporannya,” katanya kemarin.

Sementara itu, Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco mengatakan akan meminta keterangan dari dua anggota DPR dari Komisi VII tersebut. Pihaknya bahkan sudah melayangkan surat panggilan kepada keduanya. Mengenai sanksi yang akan diberikan, menurut Sufmi, harus lebih dulu dilihat dari pembuktiannya pada sidang MKD.

Ketua DPR Setya Novanto meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas insiden memalukan tersebut. Dirinya berharap agar insiden serupa tidak terulang lagi di DPR. ”Kita tentu mengharapkan keduanya berdamai,” tutupnya.

Kiswondari/Helmi syarif
(ftr)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved