Hadirkan Kota Metropolis Mini Layaknya New York

Rabu, 08 April 2015 - 10:46 WIB
Hadirkan Kota Metropolis...
Hadirkan Kota Metropolis Mini Layaknya New York
A A A
Perusahaan China bermimpi menghadirkan suasana Kota New York di pinggiran pusat perekonomian, Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel).

Mereka segera mewujudkannya dengan membangun proyek terbaru di atas lahan seluas 1.600 hektare yang disebut Modderfontein New City. Proyek ambisius tersebut dikerjakan investor China, Shanghai Zendai yang telah mengucurkan dana senilai USD7 miliar (sekitar Rp90,9 triliun). Kota mini tersebut diperkirakan bisa dihuni lebih dari 100.000 penduduk.

Proyek ini sengaja dibangun untuk mengubah kota menjadi metropolis mini ”New York Afrika”. Perusahaan China telah membangun jalan dan infrastruktur di sejumlah wilayah Afrika selama bertahun-tahun. Proyek baru di Afsel yang sedang dalam tahap pengerjaan ini disebut benar-benar baru dan belum pernah ada di benua mana pun.

Di kota yang sama tidak jauh dari Modderfontein sebenarnya sudah ada konsep serupa, namun dalam skala kecil. Kota yang tengah berkembang di Sandton ini kerap disebut kawasan terkaya di Afrika. Investor berharap proyek baru tersebut akan mengundang semakin banyak perusahaan China yang akan berinvestasi di Afsel.

”Proyek Modderfontein terletak sedikit di luar Johannesburg,” kata Romain Dittgen, peneliti senior South African Institute of International Affairs . ”Mereka berencana menghubungkan proyek ini ke Gautrain sehingga ada hubungan langsung antara bandara dan Sandton City. Idenya adalah untuk menciptakan sebuah kota di dalam kota atau sedikit di luarnya,” ungkapnya.

China telah menjadi mitra dagang terbesar Afsel sejak 2009. Namun, menurut perusahaan hukum Inggris, Linklaters, Jepang sebenarnya telah berinvestasi lebih banyak di Afrika tahun lalu. Pada 2014 investor Jepang diam-diam menggelontorkan USD3,5 miliar (sekitar Rp45,4 triliun) untuk membiayai proyekproyek infrastruktur. Jumlah tersebut hampir tiga kali dari yang dilakukan China.

”Afrika Selatan selalu menjadi lokomotif ekonomi Afrika,” kata Ernie Lai King, kepala Pajak dan Asia Practice Group Hogan Lovells. Nigeria juga menjadi negara pilihan untuk berinvestasi, namun Afsel paling diunggulkan karena infrastruktur, sistem hukum, dan perbankan yang baik. Selain itu, basis ekonomi yang besar dipandang sebagai tempat yang menarik untuk pergi ke Afsel.

Harapan terbesar dari proyek-proyek seperti Modderfontein New City ini yaitu akan menjadi pintu perdagangan dan investasi antara China dan Afsel di masa depan.

Ananda nararya
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved