Ed Miliband Janjikan Inggris Lebih Baik

Sabtu, 04 April 2015 - 10:23 WIB
Ed Miliband Janjikan...
Ed Miliband Janjikan Inggris Lebih Baik
A A A
LONDON - Politikus Partai Buruh, Ed Miliband, menjanjikan masa depan yang lebih baik untuk rakyat Inggris. Menjelang pemilihan umum Inggris yang akan digelar pada 7 Mei mendatang, Miliband terus melakukan kampanye agar bisa mengalahkan calon petahana (incumbent) Perdana Menteri David Cameron.

Miliband menuturkan, jika Partai Buruh bisa berkuasa, pihaknya memastikan pelayanan kesehatan tidak lagi ”terancam” oleh privatisasi. Sayangnya, dalam debat perdana yang disiarkan secara langsung televisi pada Kamis (2/4) malam, Miliband justru tampil kurang meyakinkan. Komentarnya seusai debat yang menyebutkan dirinya kehilangan suara bahkan menjadi sorotan.

”Ups, saya baru saja kehilangan pemilih,” ungkapnya dikutip The Sun.” Miliband yang biasa tampil terbaik dan mengesankan dalam setiap wawancara, malam itu justru tampak canggung. Ekspresi wajahnya terlihat aneh dan bahasanya mudah dilupakan karena tidak ada sesuatu yang menarik.

Malam itu penampilannya dianggap tidak mengesankan. Dia sempat menyerang rivalnya, David Cameron, dengan mempertanyakan masalah pelayanan kesehatan. Dalam kampanyenya, Miliband mengingatkan janji David Cameron untuk mengadakan referendum keanggotaan Inggris di Uni Eropa sebagai suatu langkah yang berbahaya.

Untuk menyampaikan pesan kampanyenya, Miliband memesan iklan satu halaman penuh di Financial Times. ”Kami bertekad untuk menempatkan kepentingan Inggris dalam prioritas pertama dibanding mengambil risiko keluar dari Uni Eropa,” tulis kampanye tersebut. Ed Miliband adalah anggota Parlemen Inggris dari Doncaster Utara sejak 2005.

Dia pernah duduk di pemerintahan selama 2007-2010 di bawah Perdana Menteri Gordon Brown. Dia dan kakaknya, David Miliband, merupakan saudara kandung p e r t a m a yang duduk di pemerintahan secara bersamaan setelah Edward dan Oliver Stanley pada 1938. Miliband merupakan warga Yahudi pertama yang menjadi pemimpin Partai Buruh sejak 25 September 2010.

Sejak muda, Miliband sangat tertarik mengetahui masalah politik. ”Politik bukanlah sesuatu yang saya pelajari dari buku, tapi saya lahir di dalamnya,” katanya. Orang tuanya adalah imigran Yahudi yang lolos dari Holocaust. Sementara sang ibu, Marion, menjadi aktivis CND dan hak asasi manusia. Ketika perang pecah di Polandia, dia disembunyikan oleh keluarga Katolik.

Ananda nararya
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved