Kejagung Periksa Wali Kota Tangsel Terkait Proyek Puskesmas

Jum'at, 27 Maret 2015 - 12:31 WIB
Kejagung Periksa Wali...
Kejagung Periksa Wali Kota Tangsel Terkait Proyek Puskesmas
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Puskesmas di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2011-2012.

Dalam kasus itu, penyidik Kejagung memeriksa Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany. Airin merupakan istri Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

"Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan Ibu Airin, Wali Kota Tangsel, untuk dimintai keterangan sebagai saksi," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony Spontana di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Jumat (27/3/2015).

Tony menyatakan, belum jelas apa yang akan digali dari adik ipar mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tersebut. Namun yang jelas, proyek senilai Rp7,8 miliar menjadi bagian dari proyek yang disetujui Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

"Hari ini (Airin) masih diperiksa, dimintai keterangan oleh tim penyidik," tambahnya. Tony menegaskan Airin telah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB.

Sekadar diketahui, dalam kasus ini penyidik jampidsus telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Salah satunya suami Airin Rachmi Diany.

Termasuk enam lainnya, mereka adalah eks Kepala Dinkes Tangsel Dadang M Epid, Kabid Sumber Daya Kesehatan dan Promosi Dinkes Tangsel Mamak Jamaksari dan Sekretaris Dinkes Banten Neng Ulfah. Jaksa telah menahan Dadang dan Neng Ulfah, sementara Mamak ditahan di KPK dengan kasus berbeda.

Kemudian tersangka lain dari pihak swasta yaitu Komisaris PT Trias Jaya Perkasa Suprijatna Tamara, Direktur PT Bangga Usaha Mandiri Desy Yusandi dan Komisaris PT Mitra Karya Rattan Herdian Koosnadi.

Herdian Koosnadi sendiri salah satu anggota DPR periode 2014-2019 yang gagal dilantik karena tersangkut kasus korupsi. Herdian merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang baru ditahan pekan lalu setelah tiga kali mangkir dari panggilan.
(kri)
Berita Terkait
ASN Tangsel Main Proyek...
ASN Tangsel Main Proyek Fiktif Bansos Rp1,1 Miliar, Sekda: Sudah Diberhentikan
Wakil Walkot Tangsel:...
Wakil Walkot Tangsel: Yang Terlibat Kasus Korupsi Proyek Sampah Jalani Proses Hukum
Siapa Tersangka Baru...
Siapa Tersangka Baru Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel? Rita Masih Tutup Mulut Rapat-rapat
4 Nakes Terpapar COVID-19,...
4 Nakes Terpapar COVID-19, Puskesmas di Sinjai Ditutup Sementara
Polisi Beberkan Aksi...
Polisi Beberkan Aksi Sadis Kuli Proyek Bunuh Wanita Pelayan Warung Makan di Tangsel
Polisi Pastikan Granat...
Polisi Pastikan Granat Nanas yang Ditemukan Depan Mal di Tangsel Masih Aktif
Berita Terkini
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Kasus Chromebook, Publik...
Kasus Chromebook, Publik Harus Fokus Fakta Sidang daripada Opini Digital
1 Brigjen dan 2 Kombes...
1 Brigjen dan 2 Kombes Digeser ke Divkum Polri usai Mutasi Mei 2026
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved