Tujuh Wilayah Rawan Penyebaran ISIS

Rabu, 25 Maret 2015 - 11:24 WIB
Tujuh Wilayah Rawan...
Tujuh Wilayah Rawan Penyebaran ISIS
A A A
BEKASI - Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia. Itu menyusul keberhasilan Densus 88 Antiteror menangkap para terduga anggota ISIS.

Mereka yang ditangkap yakni Aprianul alias Mul ditangkap di Pertukangan, Jakarta Selatan; Muhammad Fachri ditangkap di Pamulang, Tangerang Selatan; Amin Nude ditangkap di depan Mall Cibubur Junction; Engkos Koswara serta Furqon di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. ”Kami terus pantau jaringan ISIS karena disinyalir jaringan ini tinggal di kawasan hukum Polda Metro Jaya,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono saat peresmian Kantor Polsek Cikarang Pusat, di Sukamahi, Kabupaten Bekasi, kemarin.

Unggung menuturkan, pihaknya telah mengidentifikasi tujuh titik rawan penyebaran aliran ISIS salah satunya di wilayah Bekasi. Polda Metro Jaya sudah melakukan patroli di tujuh titik rawan tersebut dengan menerjunkan 750 personel. Semua jajaran, termasuk Babinkamtibmas dan unit intelijen setiap polsek, diminta melakukan deteksi dini terhadap pendatang baru. ”Pencegahan deteksi harus dilakukan,” tambahnya.

Untuk mengungkap jaringan ini, Polda Metro Jaya masih mengembangkan keterangan dari lima terduga yang telah ditangkap. Dari keterangan mereka, 16 warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap Pemerintah Turki beberapa waktu lalu memang memiliki hubungan dengan lima tersangka. ”Mereka yang mengajari dan memberangkatkan 16 WNI itu untuk bergabung dengan ISIS,” katanya.

Para terduga teroris yang ditangkap polisi saling memiliki peran untuk merekrut anggota. Mul, Amin Nude, M Fachri, dan Koswara berperan sebagai fasilitator. Mereka ini yang membiayai perjalanan para calon anggota ke Syria. Selain itu, seluruh polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya juga diharapkan menjadi ujung tombak dalam penciptaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Unggung menambahkan, salah satu wilayah rawan aksi kriminalitas yakni berada di Kabupaten Bekasi. Kasus yang menjadi perhatian antara lain aksi unjuk rasa, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan curanmor.

Kapolresta Bekasi Kabupaten Kombes Pol Isnaeni Ujiarto menegaskan, dengan ada jaringan ISIS, pihaknya sudah melakukan upaya identifikasi dan pencegahan dengan cara patroli rutin dan razia di beberapa tempat. ”Kita ciptakan kondisi aman bagi warga,” ujarnya.

Abdullah m surjaya
(ftr)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved