Perampok Bunuh Pemilik Rumah dengan Sadis

Rabu, 25 Maret 2015 - 11:22 WIB
Perampok Bunuh Pemilik...
Perampok Bunuh Pemilik Rumah dengan Sadis
A A A
SEMARANG - Ulah kawanan perampok di Kota Semarang, Jawa Tengah semakin nekat dan sadis. Mereka beroperasi siang bolong dengan menyasar perumahan mewah yang kondisinya sedang sepi karena ditinggal kerja dan beraktivitas para penghuninya.

Seperti kasus menggegerkan yang terjadi di Perumahan Puri Anjasmoro Blok H-5 No 19, Semarang Barat, kemarin siang. Pooh Ui Bi Ing Lorencia, 50, ditemukan tewas bersimbah darah di ruang tengah dengan lima luka tusukan senjata tajam. Diduga kuat, dia sempat memergoki aksi perampok yang memasuki rumahnya sehingga langsung ditusuk sampai meregang nyawa.

Korban ditemukan pertama kali sekitar pukul 12.30 WIB oleh Tamara Grasia, 17, putrinya yang bersekolah di SMA Tri Tunggal Semarang. Saat ditemukan, korban yang mengenakan celana pendek dan berkaus hitam tergeletak bersimbah darah dengan posisi miring, di belakang piano. Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan pisau berlumuran darah.

Sekitar pukul 15.20 WIB, jenazah dikeluarkan dari dalam rumah dan dievakuasi ke RSUP dr Kariadi menggunakan ambulans. Polisi mengerahkan seekor anjing pelacak untuk membantu mengendus jejak pelaku. Akhirnya, anjing pelacak menemukan sebilah pisau dapur bergagang plastik hitam yang berlumuran darah. Anjing bernama Axl itu kemudian mengendus jejak pelaku di sekitar kompleks perumahan, menyusuri jalanan menuju ujung gang di arah utara dan barat TKP.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono menjelaskan, hasil penyelidikan sementara diketahui ada lima luka tusukan di tubuh korban, di antaranya di bagian tangan dan leher. Luka di leher kiri itu berupa sayatan sepanjang 9 cm. ”Kami menemukan pisau dan sarung tangan di dekat korban. Ada juga tas dan helm di dekat korban. Kemungkinan korban mau pergi, sesaat sebelum kejadian,” ungkapnya di lokasi.

Berdasarkan penyelidikan sementara, sepeda motor Yamaha Vixion milik korban hilang. ”Kalau dari luka-lukanya, kemungkinan luka di leher yang menyebabkan meninggal dunia. Nanti dipastikan dari hasil autopsi. Kami juga masih selidiki, apakah ini perampokan atau (murni) pembunuhan,” ungkapnya.

Djihartono menyebut di sekitar lokasi kejadian ada closed circuit television (CCTV). Sayangnya, saat diperiksa CCTV tersebut tidak berfungsi. Menurut Parno, penjaga rumah, korban memiliki dua anak, yakni Tamara Grasia dan Rosalia Christina, 21, yang sedang kuliah di Jakarta. Sementara suami korban, Hendri, seorang pengusaha. ”Ibunya (korban) ditemukan tergeletak di ruang tengah. Biasanya Tamara dijemput, hari ini pulang sendiri,” kata Parno yang saat kejadian sedang tidak berada di TKP.

Berdasarkan pantauan KORAN SINDO di tempat kejadian perkara (TKP), rumah itu berpagar besi dengan tinggi hampir dua meter. Setelah pagar, ada dua anjing milik korban yang berada di dalam kandang. Di depan rumah ada pohon mangga cukup tinggi. Sisi kiri rumah merupakan pekarangan.

Korban diketahui juga mempunyai rumah lain, yakni di Blok H- 21, yang berada di sisi utara TKP. Rita, warga sekitar lokasi kejadian, menyebutkan bahwa lingkungan di sekitar TKP memang sepi. ”Kan rata-rata penghuni di sini bekerja,” ungkapnya.

Eka setiawan
(ftr)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Pakar Hukum Nilai Status...
Pakar Hukum Nilai Status Amicus Curiae Nadiem Makarim Tak Tepat
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved