Golkar Ical Akan Aktif Galang Dukungan Buat Angket Menkumham
Sabtu, 21 Maret 2015 - 19:11 WIB
Golkar Ical Akan Aktif Galang Dukungan Buat Angket Menkumham
A
A
A
JAKARTA - Jelang bergulirnya Hak Angket terhadap Menkumham Yasonna Laoly terkait pengesahan kepengurusan Golkar versi Agung Laksono di DPR, partai Golkar kubu Aburizal Bakrie atau Ical dinilai akan getol menggalang dukungan politik.
Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Perludem) Sebastian Salang menyatakan, usaha dukungan akan dilakukan kubu Ical kepada petinggi-petingi partai politik.
"Yang rame di pembukaan (sidang DPR) besok itu soal angket. Karena Golkar Ical ini gerilya ke partai-partai, supaya angketnya didukung," ujar Salang usai diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).
Saat ini, lanjut Salang, Ical selaku Golkar versi Munas Bali sudah pasti mengantongi dukungan dari anggota partai Koalisi Merah Putih (KMP). Kendati begitu, dia masih khawatir karena anggota KMP ada yang berbeda sikap
Dari realitas politik yang terjadi, kata Salang, pengusung hak angket, khususnya Golkar Ical akan kehilangan dukungan dari partainya sendiri setelah pemerintah mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono.
Belum lagi, menurutnya anggota KMP lain seperti PAN berbeda pendapat soal rencana angket yang ditujukan kepada Menteri asal Partai PDI-P itu.
Kendati begitu, Golkar yang mempunyai pengalaman panjang dalam perpolitikan Indonesia, akan mengerahkan kekuatannya buat 'menggolkan' hak angketnya itu.
"Tapi di sisi yang lain, partai lain punya agenda lain. Itu yang sulit mendapat dukungan dari partai lain," pungkasnya.
Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Perludem) Sebastian Salang menyatakan, usaha dukungan akan dilakukan kubu Ical kepada petinggi-petingi partai politik.
"Yang rame di pembukaan (sidang DPR) besok itu soal angket. Karena Golkar Ical ini gerilya ke partai-partai, supaya angketnya didukung," ujar Salang usai diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).
Saat ini, lanjut Salang, Ical selaku Golkar versi Munas Bali sudah pasti mengantongi dukungan dari anggota partai Koalisi Merah Putih (KMP). Kendati begitu, dia masih khawatir karena anggota KMP ada yang berbeda sikap
Dari realitas politik yang terjadi, kata Salang, pengusung hak angket, khususnya Golkar Ical akan kehilangan dukungan dari partainya sendiri setelah pemerintah mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono.
Belum lagi, menurutnya anggota KMP lain seperti PAN berbeda pendapat soal rencana angket yang ditujukan kepada Menteri asal Partai PDI-P itu.
Kendati begitu, Golkar yang mempunyai pengalaman panjang dalam perpolitikan Indonesia, akan mengerahkan kekuatannya buat 'menggolkan' hak angketnya itu.
"Tapi di sisi yang lain, partai lain punya agenda lain. Itu yang sulit mendapat dukungan dari partai lain," pungkasnya.
(ysw)