BEM UI Nilai Jokowi Tak Tegas Atasi Masalah Bangsa

Sabtu, 21 Maret 2015 - 01:54 WIB
BEM UI Nilai Jokowi...
BEM UI Nilai Jokowi Tak Tegas Atasi Masalah Bangsa
A A A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menunggu ketegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyelesaikan konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri.

Hal itu dikatakan Ketua BEM UI Andi Aulia Rahman. Diakuinya, mahasiswa menyesalkan sejumlah upaya yang melakukan kriminalisasi terhadap KPK.

"Kinerja Presiden Jokowi tak tegas menangani kasus ini (KPK dan Polri), kasus terus terjadi dan lamban penyelesaiannya," kata Andi Aulia Rahman, di Depok, Jumat 20 Maret 2015.

Andi juga mendesak agar paket kebijakan ekonomi untuk menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar mampu direalisasikan.

"Dolar tinggi agar segera keluarkan kebijakan paket ekonomi membuat stabilisasi nilai tukar Rupiah. Kinerja selama lima bulan dibilang gagal juga tidak, tetapi kami posisikan diri sebagai mitra kritis agar Jokowi merealisasikan janji," ungkapnya.

Ketua Ikatan Alumni (ILUNI) UI Chandra Motik mengatakan, antikorupsi menjadi ruh perjuangan karena merupakan persoalan besar dan mendasar yang harus diatasi untuk menyelamatkan Indonesia masa depan.

Mengingat berdasarkan data pada tahun 2012, Indonesia menempati peringkat 118 dengan IPK 32 dalam hal pemberantasan korupsi.

"Oleh karenanya tuntutan perkuat KPK menjadi simbol perlawanan terhadap koruptor yang sekarang menggunakan hukum secara semena-mena untuk melemahkan korupsi melalui pelemahan KPK," ungkapnya.

"Gerakan kerja lintas kampus ini menggunakan jalur damai, elegan yang konstitusional dalam mencapai tujuan besar gerakan yaitu memperkuat demokrasi, penegakan hukum (rule of law), dan pemerintahan yang responsif terhadap aspirasi rakyat," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved