Kader Golkar di Daerah Diminta Tidak Ikut Kubu-kubuan
Selasa, 17 Maret 2015 - 15:02 WIB
Kader Golkar di Daerah Diminta Tidak Ikut Kubu-kubuan
A
A
A
JAKARTA - Konflik internal Partai Golkar semakin berlarut-larut. Kondisi tersebut diprediksi mengganggu persiapan Golkar menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang banyak digelar pada tahun ini.
Politikus Partai Golkar Mahyuddin berharap konflik dualisme kepengurusan Partai Golkar tidak sampai merembet sampai ke pengurus dan kader di daerah.
"Saya mengharapkan kader-kader daerah tak perlu ikut campur kubu-kubuan," kata Mahyuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2015).
Menurut pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR ini, konflik internal Partai Golkar hanya terjadi di tingkat pusat.
Mahyudin mengimbau para kader Gokar tingkat kabupatan/kota dan provinsi berkosentrasi menyiapkan pilkada yang sudah semakin dekat.
"Menurut saya, ketua-ketua DPR yang ingin maju pilkada, maju saja. Dekati rakyat, enggak usah ikut campur perselisihan," tutur Mahyuddin.
Dia yakin Golkar tetap akan mengusung kader yang dinilai layak maju menjadi kepala daerah, tanpa melihat apakah kader itu berada di kubu satu atau lainnya.
Politikus Partai Golkar Mahyuddin berharap konflik dualisme kepengurusan Partai Golkar tidak sampai merembet sampai ke pengurus dan kader di daerah.
"Saya mengharapkan kader-kader daerah tak perlu ikut campur kubu-kubuan," kata Mahyuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2015).
Menurut pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR ini, konflik internal Partai Golkar hanya terjadi di tingkat pusat.
Mahyudin mengimbau para kader Gokar tingkat kabupatan/kota dan provinsi berkosentrasi menyiapkan pilkada yang sudah semakin dekat.
"Menurut saya, ketua-ketua DPR yang ingin maju pilkada, maju saja. Dekati rakyat, enggak usah ikut campur perselisihan," tutur Mahyuddin.
Dia yakin Golkar tetap akan mengusung kader yang dinilai layak maju menjadi kepala daerah, tanpa melihat apakah kader itu berada di kubu satu atau lainnya.
(dam)