Golkar Optimis Hak Angket untuk Menkumham Akan Bergulir
Jum'at, 13 Maret 2015 - 18:37 WIB
Golkar Optimis Hak Angket untuk Menkumham Akan Bergulir
A
A
A
JAKARTA - Fraksi PAN dan Fraksi Demokrat tidak tampak dalam pembacaan mosi tidak percaya dari Koalisi Merah Putih (KMP) terhadap Menkumham Yasonna Laoly atas keputusannya yang mengesahkan kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono.
Meski demikian, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo tetap optimis, hak angket yang akan digulirkan pihaknya akan didukung fraksi KMP di DPR.
"Kami tidak memaksakan kepada semua pihak. PAN sendiri hingga kini belum mendapatkan persetujuan dari Menkumham," kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2015).
"Sehingga dapat dipahami jika kemudian masih menjaga diri dulu. Sementara kami yang lain ini tetap bulat dan yakin bahwa menteri ini harus diluruskan jalannya," imbuh politikus yang biasa disapa Bamsoet ini.
Menurut Bambang, kekuatan KMP di atas kertas untuk menggulirkan hak angket di DPR telah mencapai 50 persen lebih. Meski PAN dan Demokrat belum menunjukkan dukungannya, Bambang mengaku tetap optimis hak angket dapat digulirkan.
"Kami akan maju terus hak angket ini, tak menunggu siapapun. Kalau kita belajar dari yang lalu itu lebih 50 persen itu sudah kita buktikan saat pemilihan ketua DPR di parlemen. Politik tidak matematis. Yang dibutuhkan adalah kepiawaian politik," ucap Bambang.
Meski demikian, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo tetap optimis, hak angket yang akan digulirkan pihaknya akan didukung fraksi KMP di DPR.
"Kami tidak memaksakan kepada semua pihak. PAN sendiri hingga kini belum mendapatkan persetujuan dari Menkumham," kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2015).
"Sehingga dapat dipahami jika kemudian masih menjaga diri dulu. Sementara kami yang lain ini tetap bulat dan yakin bahwa menteri ini harus diluruskan jalannya," imbuh politikus yang biasa disapa Bamsoet ini.
Menurut Bambang, kekuatan KMP di atas kertas untuk menggulirkan hak angket di DPR telah mencapai 50 persen lebih. Meski PAN dan Demokrat belum menunjukkan dukungannya, Bambang mengaku tetap optimis hak angket dapat digulirkan.
"Kami akan maju terus hak angket ini, tak menunggu siapapun. Kalau kita belajar dari yang lalu itu lebih 50 persen itu sudah kita buktikan saat pemilihan ketua DPR di parlemen. Politik tidak matematis. Yang dibutuhkan adalah kepiawaian politik," ucap Bambang.
(maf)