Golkar Kubu Agung Belum Tentu Unggul dari Segi Hukum

Kamis, 12 Maret 2015 - 08:06 WIB
Golkar Kubu Agung Belum...
Golkar Kubu Agung Belum Tentu Unggul dari Segi Hukum
A A A
JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengklaim telah mengakui Partai Golkar kubu Agung Laksono, yang melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) di Ancol, Jakarta.

Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menyatakan, konflik internal Golkar berlum selesai. Pasalnya, Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) masih menempuh jalur hukum.

"Secara politik bisa dikatakan Golkar kubu Agung unggul, namun dari segi hukum proses ini masih berjalan (belum selesai)," kata Ray Rangkuti saat dihubungi Sindonews, Rabu 11 Oktober 2015 malam.

Diakui Ray, keberlangsungan partai politik (parpol) karena adanya pengakuan secara politik. "Yang paling penting bagi sebuah partai, organisasi partai politik itu lebih ditentukan pengakuan secara politik, dibanding pengakuan hukum," tuturnya.

Sebelumnya, perwakilan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) telah melaporkan kubu Agung Laksono ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri atas dugaan pemalsuan dokumen dan penyalahgunaan kewenangan saat melaksanaan Munas Ancol.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham mengatakan, laporan itu langsung diterima oleh Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso.

"Tadi kami sekitar 40 orang yang melaporkan kubu Agung. Langsung diterima oleh Kabareskrim Budi Waseso. Yang melapor di dalam tadi ada Nurdin Halid, Aziz Syamsuddin lalu ada sedikit tanya jawab," ujar Idrus di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Menurutnya, Kabareskrim merespons laporan tersebut dengan baik dan berjanji akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh pihaknya.‎ "Kabareskrim bilang akan segera membentuk tim khusus untuk menangani masalah ini," ungkapnya.

Dia pun menambahkan, pihaknya siap memenuhi panggilan dari penyidik Bareskrim jika dibutuhkan keterangan. "Para anggota kami akan siap dimintai keterangannya untuk memberikan kesaksian," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved