Diduga Palsukan Dokumen, Ical Akan Laporkan Agung Cs ke Polisi
Selasa, 10 Maret 2015 - 12:07 WIB
Diduga Palsukan Dokumen, Ical Akan Laporkan Agung Cs ke Polisi
A
A
A
JAKARTA - Malam ini Ketua Umum Partai Golkar kubu Musyawarah Nasional (Munas) Bali, Aburizal Bakrie (Ical) akan mengumpulkan DPD I dan DPD II se-Indonesia. Agendanya akan membongkar kepalsuan Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono.
Bendahara Umum Partai Golkar kubu Munas Bali, Bambang Soesatyo mengatakan, agenda utama pertemuan para Ketua DPD se-Indonesia ini adalah untuk menyampaikan pernyataan bersama untuk menolak Munas Ancol.
Selain itu, pihaknya juga akan mengiventarisir DPD mana saja yang dokumen mandat-nya dipalsukan dan dipaksa hadir di Munas Ancol.
"Kita menemukan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oleh peserta kubu Ancol dan oknum Tim Penyelamat Partai Golkar (kubu Ancol) yang ikut bermain," kata Bambang saat dikonfirmasi Sindonews, Selasa (10/3/2015).
Menurut Bambang, kubu Munas Bali kini telah menemukan ratusan dokumen yang diduga dipalsukan oleh Agung Laksono Cs dalam pelaksanaan Munas Ancol tahun 2014 lalu.
"Ada ratusan dokumen. Kita masih verifikasi sekaligus kesaksian-kesaksian. Jika sudah lengkap, dalam waktu dekat (Rabu) kita segera akan laporkan ke Bareskrim Polri," pungkas Bambang.
Bendahara Umum Partai Golkar kubu Munas Bali, Bambang Soesatyo mengatakan, agenda utama pertemuan para Ketua DPD se-Indonesia ini adalah untuk menyampaikan pernyataan bersama untuk menolak Munas Ancol.
Selain itu, pihaknya juga akan mengiventarisir DPD mana saja yang dokumen mandat-nya dipalsukan dan dipaksa hadir di Munas Ancol.
"Kita menemukan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oleh peserta kubu Ancol dan oknum Tim Penyelamat Partai Golkar (kubu Ancol) yang ikut bermain," kata Bambang saat dikonfirmasi Sindonews, Selasa (10/3/2015).
Menurut Bambang, kubu Munas Bali kini telah menemukan ratusan dokumen yang diduga dipalsukan oleh Agung Laksono Cs dalam pelaksanaan Munas Ancol tahun 2014 lalu.
"Ada ratusan dokumen. Kita masih verifikasi sekaligus kesaksian-kesaksian. Jika sudah lengkap, dalam waktu dekat (Rabu) kita segera akan laporkan ke Bareskrim Polri," pungkas Bambang.
(kri)