Golkar Ical Akan Polisikan Kubu Agung Terkait Dokumen Palsu
Senin, 09 Maret 2015 - 18:51 WIB
Golkar Ical Akan Polisikan Kubu Agung Terkait Dokumen Palsu
A
A
A
JAKARTA - Setelah mendaftarkan gugatan baru atas perkara dualisme kepengurusan Partai Golkar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat (Jakbar), Golkar kubu Musyawarah Nasional (Munas) Bali dengan Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) akan melaporkan kubu Agung Laksono ke polisi.
Kubu Ical menduga, telah terjadi pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh kubu Agung Laksono saat pelaksanaan Munas Ancol, Jakarta, tahun 2014 lalu.
“Kita menemukan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oleh peserta kubu Ancol. Jika sudah lengkap, dalam waktu dekat kita segera akan laporkan ke Bareskrim Polri,” kata Bendahara Partai Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2015).
Bambang mengatakan, kini pihaknya tengah menginventarisir sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar yang diduga membawa dokumen palsu saat menghadiri Munas Ancol.
Menurut Bambang, sekitar 400 Ketua DPD tingkat II akan hadir di Jakarta pada Selasa 10 Maret 2015, sebagai upaya memenuhi dokumen barang bukti tersebut.
Tak hanya Ketua DPD II, diakui Bambang, pihaknya juga akan melaporkan kubu Agung Laksono yang diduga sebagai otak pelaku sehingga pemalsuan terjadi.
“Kita akan laporkan juga pihak kubu Ancol yang menjadi master mind-nya,” tandas Bambang.
Kubu Ical menduga, telah terjadi pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh kubu Agung Laksono saat pelaksanaan Munas Ancol, Jakarta, tahun 2014 lalu.
“Kita menemukan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen oleh peserta kubu Ancol. Jika sudah lengkap, dalam waktu dekat kita segera akan laporkan ke Bareskrim Polri,” kata Bendahara Partai Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2015).
Bambang mengatakan, kini pihaknya tengah menginventarisir sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar yang diduga membawa dokumen palsu saat menghadiri Munas Ancol.
Menurut Bambang, sekitar 400 Ketua DPD tingkat II akan hadir di Jakarta pada Selasa 10 Maret 2015, sebagai upaya memenuhi dokumen barang bukti tersebut.
Tak hanya Ketua DPD II, diakui Bambang, pihaknya juga akan melaporkan kubu Agung Laksono yang diduga sebagai otak pelaku sehingga pemalsuan terjadi.
“Kita akan laporkan juga pihak kubu Ancol yang menjadi master mind-nya,” tandas Bambang.
(maf)