Penolakan Revitalisasi Teluk Benoa Tak Dilengkapi Kajian Ilmiah

Senin, 09 Maret 2015 - 14:42 WIB
Penolakan Revitalisasi...
Penolakan Revitalisasi Teluk Benoa Tak Dilengkapi Kajian Ilmiah
A A A
JAKARTA - Penolakan terhadap rencana revitalisasi Teluk Benoa, Bali terus dilancarkan pihak tertentu. Namun sikap penolakan itu dianggap tidak memperlihatkan data dan kajian ilmiah. Padahal sikap penolakan itu gencar dilakukan melalui media, spanduk, baliho, bahkan melalui acara konser musik.

Sekretaris Pengelola dan Penyelamat Lingkungan Hidup Made Mangku menilai ada empat kelemahan penolak revitalisasi Teluk Benoa. Pertama, mereka tidak punya argumen yang kuat, kedua, tidak punya analisa ilmiah. Ketiga, lanjut dia, tidak punya akses dan keempat mereka tidak punya finansial cukup untuk melakukan kajian.

Maka itu, sangat disayangkan munculnya sikap penolakan tersebut. "Apa sih yang dipolemikkan. Mestinya kita punya jawaban dan solusi, jangan asal tolak begitu saja," ujar Made dalam keterangannya, Senin (9/3/2015).

Menurutnya, pro dan kontra terhadap rencana revitalisasi tersebut adalah wajar. Hanya saja diingatkan olehnya, harus memperlihatkan argumentasi yang kuat dan kajian ilmiah.

"Ini kelemahan mereka sampai sekarang tidak bisa dipenuhi. Sedangkan yang mendukung punya kajian ilmiah termasuk mengantisipasi apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat," tukas pakar pesisir laut ini.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bumi Bali Bagus Komang Gde Subudi menyampaikan, pihaknya telah membaca kajian ilmiah dari empat universitas mengenai Teluk Benoa layak direvitalisasi.

"Konsep yang ditawarkan TWBI sejalan dengan lingkungan dan sosial budaya. Yang kotor wajib dibersihkan. Kalau manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat bali dan tidak merusak lingkungan kenapa mesti kita tolak," ujarnya sekaligus Ketua Badan Pemantau Pembangunan dan Lingkungan Bali ini.
(kur)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved