Konflik Golkar Tak Pengaruhi Pencalonan di Pilkada

Sabtu, 07 Maret 2015 - 09:59 WIB
Konflik Golkar Tak Pengaruhi...
Konflik Golkar Tak Pengaruhi Pencalonan di Pilkada
A A A
JAKARTA - Konflik berkepanjangan Partai Golkar dijamin tidak akan memengaruhi pencalonan partai beringin di pilkada serentak 2015.

Ketua Fraksi PartaiGolkar( FPG) DPR, AdeKomarudin, menegaskan kepengurusan DPP hasil Musyawarah Nasional (Munas) Riau 2009 yang berhak mengikuti pilkada yang tahapannya dimulai Juni 2015. Untuk itu Ade mengimbau seluruh kader baik di DPD tingkat I maupun II untuk tidak khawatir dalam menghadapi penyelenggaraan pilkada. Apalagi konflik kepengurusan terjadi hanya di pusat dan tidak sampai merembet ke daerah.

“Kami mendapat keputusan bahwa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mencatat keputusan hasil Munas Riau sehingga kepengurusan yang dipimpin Aburizal Bakrie dan Idrus Marham sebagai pengurus yang sah dari 2009 hingga 2015,” kata Ade di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, KPU telah menyurati Kemenkumham untuk menyatakan partai mana saja yang berhak mengikuti pilkada yang akan diadakan serentak ini.

Bambang mengatakan, Partai Golkar telah siap untuk melaksanakan pilkada yang akan dilakukan pada 2015. Menurutnya, sebagian calon kepala daerah Partai Golkar telah disepakati akan bersama dengan Koalisi Merah Putih (KMP) di pilkada nanti Sementara itu, konflik kepengurusan dua kubu DPP Partai Golkar ikut memengaruhi konstelasi internal partai di parlemen. Kubu Munas Ancol yang dipimpin Ketua Umum Agung Laksono dikabarkan akan merombak Fraksi Partai Golkar (FPG) karena mengklaim telah dimenangkan oleh putusan Mahkamah Partai Golkar.

Namun rencana kubu Agung ini ditolak kubu Aburizal Bakrie (ARB) yang saat ini sedang mengusai struktur fraksi dan alat kelengkapan Dewan (AKD). Ketua FPG Ade Komarudin menegaskan, tidak akan ada perombakan pimpinan fraksi dan pimpinan AKD sampai pengadilan mengeluarkan putusan final mengenai kepengurusan yang sah.

“Jika mereka sah secara hukum, tidak perlu repot-repot memberhentikan kami, dengan sadardan ikhlas kami akan mengundurkan diri,” ujarnya kemarin.

Mula akmal/okezone
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved