JK: Penambahan Wewenang Kepala Staf Presiden Berlebihan

Kamis, 05 Maret 2015 - 01:53 WIB
JK: Penambahan Wewenang...
JK: Penambahan Wewenang Kepala Staf Presiden Berlebihan
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengkritisi kebijakan penambahan kewenangan kepada Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan yang dituangkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 26 Tahun 2015. JK menilai, penambahan kewenangan terhadap Luhut itu menimbulkan koordinasi yang berlebihan.

"Mungkin nanti koordinasi berlebihan kalau terlalu banyak, ada instansi lagi yang bisa mengkoordinasi pemerintahan. Berlebihan nanti, kalau berlebihan bisa simpang siur,"kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (4/3/2015).

Politikus Partai Golkar ini mengakui, pertemuan antara dirinya dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhi Purdijatno pada hari ini sempat menyinggung dampak dari diterbitkannya Perpres tersebut.

"Supaya jangan menjadi kesimpangsiuran di pemerintahan," katanya.

Dia pun mengaku, belum diberitahu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas penerbitan Perpres tersebut. "Belum. Kami sih, Setneg (Sekretaris Negara) saja belum tahu, apalagi saya. Tidak tahu saya," cetusnya.

Menurut dia, penambahan kewenangan kepada Luhut Panjaitan itu hanya bersifat jangka pendek. "Tidak ada pembagian kewenangan. Ya nanti lah. Itu mungkin hanya suatu jangka pendek saja," ucapnya.

Dia juga memastikan, akan berkomunikasi dengan Jokowi.
(mhd)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved