Hatta-Zulkifli Saling Manfaatkan Kelemahan

Senin, 23 Februari 2015 - 10:31 WIB
Hatta-Zulkifli Saling...
Hatta-Zulkifli Saling Manfaatkan Kelemahan
A A A
JAKARTA - Lima hari menjelang Kongres PAN IV di Bali, calon ketua umum DPP PAN baik Hatta Rajasa maupun Zulkifli Hasan mulai adu program andalan masing-masing untuk menarik minat dan simpati dari 597 pemilik suara sah dalam kongres.

Para kandidat juga sudah memanfaatkan kelemahan dari kompetitor dalam membuat program andalan. Misalnya program dari Hatta menggunakan kelemahan Zulkifli yang memiliki kesibukan lain sebagai pejabat negara, yakni Ketua MPR. “Pak Hatta akan menggunakan 100% waktunya untuk mengurus partai dan d a l a m posisi tidak rangkap jabatan, Pak Hatta akan bisa membesarkan partai,” kata Ketua DPP PAN yang juga tim sukses Hatta, Didi Supriyanto, ketika dihubungi KORAN SINDO di Jakarta kemarin.

Selain itu dalam rangka memberikan penguatan kepada daerah, khususnya dalam mengajukan calon dalam pilkada, daerah diberi kewenangan untuk menentukan calon kepala daerah masing-masing selama calon tersebut merupakan kader PAN. “Pusat hanya berikan grand strategy, calonnya biarkan daerah. Tapi kalau kader dari luar, nanti melibatkan DPP supaya tidak terjadi hal-hal yang merugikan partai,” jelas Didi.

Menurut Didi, pihaknya juga akan memperbaiki dan meningkatkan manajemen kesekjenan PAN. Misalnya lebih bisa melayani daerahdaerah terkait masalah surat keputusan (SK) dan sejenisnya. “Tentu perlu ada modernisasi manajemen kepartaian,” imbuhnya. Sementara itu, kubu Zulkifli juga melakukan hal serupa.

Dengan tema kongres “Regenerasi, Reunifikasi, dan Revitalisasi”, kubu Zulkifli memanfaatkan ini untuk mengungguli Hatta yang merupakan petahana, sedangkan Zulkifli merupakan kandidat ketua umum baru yang merepresentasikan regenerasi PAN. “Ketua MPP PAN Amien Rais menginginkan agar ketua umum PAN cukup satu kali, satu periode agar ada proses regenerasi,” ujar Ketua Bappilu PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan kemarin.

Kemudian, kubu Zulkifli juga mengusung sejumlah program yang tidak ada sewaktu Hatta memimpin PAN. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Teguh Juwarno menjelaskan, pihaknya akan mengadakan konvensi untuk memilih capres yang akan berkompetisi pada pilpres di Pemilu 2019.

Kiswondari
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Militer Israel dan Hizbullah...
Militer Israel dan Hizbullah Lebanon kembali Saling Serang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved