RUU Perbukuan Masuk Prolegnas

Senin, 23 Februari 2015 - 10:28 WIB
RUU Perbukuan Masuk...
RUU Perbukuan Masuk Prolegnas
A A A
JAKARTA - DPR akan mengawal RUU Perbukuan hingga menjadi peraturan perundangan secepatnya. Sebab undang-undang ini akan melindungi peredaran buku di Indonesia.

Anggota Komisi X DPR Taufiqul Hadi mengatakan, RUU Perbukuan memang masuk prolegnas tahun ini. Pihaknya ingin memastikan bahwa rancangan ini harus segera disahkan menjadi peraturan. Sebab, menurutnya, materi UU Perbukuan akan mengatur keterjangkauan buku ke seluruh masyarakat, penjagaan konten, dan peraturan bagi penerbit atau percetakan.

“Pengaturan tentang buku mesti diatur dengan UU. Sebab buku adalah satu dari delapan standar pendidikan yang harus dijaga pemerintah,” katanya di Jakarta kemarin. Taufiq menjelaskan, buku terutama buku pelajaran semestinya harus terjangkau semua lapisan masyarakat. Di India bahkan harga buku sangatlah murah dan semua orang dapat mengakses perbukuan di mana dan kapan saja.

Sayangnya, hal tersebut belum terjadi di Indonesia karena buku masih dijadikan sebagai proyek. Jika pengadaan buku diatur dengan UU, menurutnya, mafia perbukuan yang selama ini membuat biaya pendidikanmenjaditinggi dapat dihapus. Selain itu, lanjutnya, UU Perbukuan juga bisa masuk untuk menjaga dan mengatur materi dan isi bukunya.

Menurut dia, pengawasan atas isi dan materi buku ini belum ketat. Untuk mengawasi perbukuan ini tidak perlu ada badan baru karena hanya akan menghabiskan anggaran saja. “Yang diperlukan adalah lembaga yang ada di Kemendikbud yang mengawasi buku ini mesti ditingkatkan kinerjanya,” ujar dia. Ketua Umum Ikapi DKI Jakarta Afrizal Sinaro mengatakan, RUU Perbukuan mendesak untuk disahkan.

Sebab untuk meningkatkan budaya literasi atau minat baca memang memerlukan suatu lembaga yang secara legal, struktural, dan sistematis dipayungi UU Perbukuan. Dia juga meminta pembubaran Dewan Perbukuan Nasional (DPN) karena lembaga tersebut selama ini tidak efektif.

Neneng zubaidah
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved