Plt Pemimpin KPK Janji Tuntaskan Kasus yang Mandek
Jum'at, 20 Februari 2015 - 11:16 WIB
Plt Pemimpin KPK Janji Tuntaskan Kasus yang Mandek
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk sementara yakni Taufiequrrahman Ruki, Johan Budi Sapto Pribowo dan Indriyanto Seno Adji
Usai dilantik Jokowi, Taufiequrrahman Ruki selaku pelaksana tugas (plt) Ketua KPK berjanji segera menangani kasus yang sudah naik ke tingkat penyidikan. Bahkan, dia berjanji akan memproses pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Tentu jadi kewajiban kita untuk selesaikan, saya bersyukur ada Indiryanto Profesor hukum pidana, ada Pak Zul (Zulkarnaen) jaksa kawakan Adnan (Adnan Pandu Praja) pengacara. Masalah hukum tidak jadi masalah. Kasus demi kasus akan kami selesaikan," kata Ruki di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2/2015).
Sementara Wakil Ketua KPK Zulkarnaen menegaskan, pemberantasan korupsi terus berjalan, meskipun lembaganya mengalami persoalan dengan kepolisian.
Dia berjanji terus berkoordinasi dengan para penegak hukum lain. "komitmen kita berantas korupsi lanjut. Kita bersama-sama dengan unsur-unsur kementerian lembaga kita sama-sama cegah korupsi negeri ini," terang Zulkarnaen.
Disinggung soal fokus kasus yang akan ditangani, Zul sapaan Zulkarnaen mengatakan, komisioner dan penyidik tinggal bekerja saja.
"Prioritas kita sudah punya roadmap. Ada rencana kerja, kita tinggal kerja," tegasnya. (ris)
Usai dilantik Jokowi, Taufiequrrahman Ruki selaku pelaksana tugas (plt) Ketua KPK berjanji segera menangani kasus yang sudah naik ke tingkat penyidikan. Bahkan, dia berjanji akan memproses pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Tentu jadi kewajiban kita untuk selesaikan, saya bersyukur ada Indiryanto Profesor hukum pidana, ada Pak Zul (Zulkarnaen) jaksa kawakan Adnan (Adnan Pandu Praja) pengacara. Masalah hukum tidak jadi masalah. Kasus demi kasus akan kami selesaikan," kata Ruki di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/2/2015).
Sementara Wakil Ketua KPK Zulkarnaen menegaskan, pemberantasan korupsi terus berjalan, meskipun lembaganya mengalami persoalan dengan kepolisian.
Dia berjanji terus berkoordinasi dengan para penegak hukum lain. "komitmen kita berantas korupsi lanjut. Kita bersama-sama dengan unsur-unsur kementerian lembaga kita sama-sama cegah korupsi negeri ini," terang Zulkarnaen.
Disinggung soal fokus kasus yang akan ditangani, Zul sapaan Zulkarnaen mengatakan, komisioner dan penyidik tinggal bekerja saja.
"Prioritas kita sudah punya roadmap. Ada rencana kerja, kita tinggal kerja," tegasnya. (ris)
(kur)