Gubernur Alabama Meminta Maaf

Jum'at, 20 Februari 2015 - 10:49 WIB
Gubernur Alabama Meminta...
Gubernur Alabama Meminta Maaf
A A A
ALABAMA - Gubenur Negara Bagian Alabama, Amerika Serikat (AS), Robert Bentley meminta maaf kepada Pemerintah India atas perlakuan kasar polisi Alabama terhadap salah satu warga India hingga menyebabkan kelumpuhan.

Bentley mengakui, polisi telah berlebihan dalam memperlakukan warga India. Bentley tiba-tiba menjadi tema utama di beberapa surat kabar AS dan dunia. Hal ini dipicu tindakan kasar kepolisian Alabama kepada warga India bernama Surasehbai Patel. Polisi diketahui mendorong Patel dengan kasar hingga terlempar ke tanah dan mengalami kelumpuhan.

Pascakasus ini, Bentley langsung mengirim surat permintaan maaf kepada Konsul Jenderal India Ajit Kumar. Meski petugas yang dituduh mengakutidakbersalah, Bentley mengambil sikap lain. Dia menegaskan bahwa polisi wilayahnya bertindak gegabah dan kasar. Bentley menyatakan permintaan maaf yang tulus kepada Pemerintah India serta warga India yang tinggal dan bekerja di Alabama terhadap insiden tragis tersebut.

Gubernur menyatakan akan segera menyelidiki kasus ini bersama FBI. ”Saya sangat menyesal atas penggunaan kekerasan yang berlebihan oleh Departemen Kepolisian Madison dan saya meminta maaf untuk luka yang diderita Tuan Patel,” ucap Bentley dilansir BBC. Robert Julian Bentley yang lahir pada 3 Februari 1943 adalah seorang politikus Partai Republik yang juga berprofesi sebagai dokter.

Dia menjabat sebagai Gubernur Alabama sejak 2011 setelah memperoleh dukungan 58% suara dalam pemilu 2010 silam. Selisih perolehan suaranya mencapai 230.000 pemilih. Angka ini merupakan margin terbesar yang pernah diperoleh Partai Republik selama Pemilihan Gubernur di AS dan selama sejarah Alabama.

Sebelum menjadi gubernur, Bentley terlebih dulu bertugas di Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) sebagai petugas medis umum di Paus Air Force Base di Fayetteville, North Carolina. Dia juga sempat meraih gelar doctor of medicine (MD) dari University of Alabama School of Medicine sebelum akhirnya membuka praktik swasta dan klinik dermatologi di berbagai wilayah selatan AS.

Karier politiknya dimulai pada 2002 dengan menjadi anggota DPR Alabama untuk dua kali masa jabatan yakni dari 2002-2010. Jabatan ini ia raih berkat prestasinya yang mampu mengubah Alabama yang semula banyak pengangguran menjadi kawasan dengan sumber lapangan kerja.

Dalam analisis The Business Journal, setelah tiga tahun masa jabatan Bentley, Alabama mengalami kenaikan jumlah lapangan kerja. Bentley sukses membuka 60.000 pekerjaan dengan menyerap 55.000 pekerja. Bentley juga dikenal sa-ngat fokus menangani masalah pekerjaan sehingga tak heran jika ayah empat anak ini sangat menghargai kelas pekerja, termasuk tenaga kerja asing.

Rini Agustina
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved