Pencalonan di Pilkada Tunggu Hasil PTUN

Jum'at, 20 Februari 2015 - 10:14 WIB
Pencalonan di Pilkada...
Pencalonan di Pilkada Tunggu Hasil PTUN
A A A
JAKARTA - Konflik kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemungkinan akan menjalar ke pencalonan di pilkada. Kubu PPP hasil Muktamar Surabaya pimpinan Ketua Umum DPP Romahurmuziy (Romi) mengklaim berhak mengusung calon di pilkada serentak pada Desember 2015.

Pencalonan di pilkada ini termasuk yang dirumuskan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Jakarta yang berakhir kemarin. Namun kepengurusan DPP hasil Muktamar Jakarta pimpinan Ketua Umum DPP Djan Faridz menilai langkah kubu Romi tersebut tidak berdasar. Ketua DPP PPP hasil Muktamar Jakarta Fernita Darwis mengatakan, tidak dibenarkan kubu Romi mengambil langkah sebelum Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengeluarkan putusan.

Pihaknya tetap mengacu pada putusan sela PTUN yang menganulir penetapan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang sebelumnya mengakui kepengurusan Romi. ”Sayajugatidakmengertiapa alasan kubu Romi memutuskan pencalonan di pilkada. Kami tetap menunggu hasil putusan final PTUN,” ujarnya kemarin.

Fernita menolak berkomentar lebih jauh mengenai langkah politik apa pun yang diambil kubu Romi dan memilih menunggu keluarnya putusan PTUN. Sambil menunggu putusan tersebut, pihaknya juga terus melakukan upayaupaya islah untuk mempersatukan kembali seluruh kader partai berlambang Kakbah ini.

Pihaknya akan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh internal dan eksternal partai untuk diminta memfasilitasi penyatuan kembali PPP. Salah satu tokoh yang sudah ditemui adalah Hamzah Haz, mantan Ketua Umum DPP PPP yang juga mantan Wakil Presiden RI. Di lain pihak, Ketua Steering Committee (SC) Mukernas I PPP kubu Romi, Isa Muhsin, menjelaskan, salah satu hasil mukernas adalah persiapan menghadapi pilkada serentak.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh komponen PPP untuk bersama-sama mempersatukan dan memajukan bangsa dengan tidak lagi melihat ke belakang, tetapi menatap masa depan. ”Namanya saja sudah persatuan, jadi saya berharap agar PPP ingin memajukan bangsa,” kata JK saat menutup Mukernas I PPP kubu Romi di Jakarta kemarin.

Imas damayanti/Okezone/Ant
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved