Saya Tidak Ada Ancaman dan Paksaan

Selasa, 17 Februari 2015 - 13:18 WIB
Saya Tidak Ada Ancaman...
Saya Tidak Ada Ancaman dan Paksaan
A A A
Hakim Sarpin Rizaldi mendapat sorotan publik dalam dua pekan terakhir, karena posisinya sebagai hakim tunggal yang menyidangkan gugatan praperadilan yang diajukan Komjen Pol Budi Gunawan.

Perhatian publik makin tertuju kepadanya kemarin seusai dia mengetuk palu sidang yang memenangkan gugatan Budi Gunawan atas penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Banyak yang ingin tahu mengenai pengalamannya menyidangkan kasus yang mendapat perhatian luas masyarakat Indonesia tersebut.

Kepada wartawan seusai sidang, Sarpin mengaku waktu dan tenaganya memang cukup tersita ketika memimpin sidang praperadilan ini. Termasuk waktu istirahat yang kadang kala tidak optimal. “Yang jelas, pasti capek,” ujarnya. Meski demikian, dia memahami bahwa semua itu adalah risiko yang harus dijalaninya.

“Namanya tugas kan memang harus tetap kita jalani. Yang jelas (dalam memutus satu perkara) tidak ada ancaman, tidak ada paksaan,” ujarnya. Di mata rekan seprofesinya, Hakim Made Sutisna, Sarpin dikenal sebagai pribadi yang santundangemarberkelakar. Diluar pekerjaannya sebagai pengadil, pria yang dikaruniai dua anak itu juga dikenal mahir bermain tenis meja maupun tenis lapangan.

Menurut Made, dirinya telah mengenal hakim Sarpin sejak masih berstatus calon hakim di PN Bekasi. Di rentang waktu 1988 hingga 1992, dia serta Sarpin kerap mengikuti persidangan untuk mengumpulkan pengalaman sebelum ditetapkan sebagai hakim yang dapat memimpin jalannya sidang.

“Kami di belakang hakim ketika memimpin sidang. Melihat apa yang dilakukan selama proses sidang berlangsung,” kata Made. Dia dan Sarpin lalu diangkat sebagai hakim ketika samasama berusia 27 tahun. Tidak lama kemudian dirinya dipindahkan ke Kalimantan Selatan, sementara Sarpin dipindahkan ke PN Painang, Sumatera Barat.

“Baru bertemu lagi, ya, di PN Jakarta Selatan ini,” ujar Kepala Humas PN Jakarta Selatan ini. Dia juga mengaku memahami betul kepribadian rekannya itu, baik di dalam maupun di luar tugasnya sebagai pengadil. “Kalau lagi bersidang, ya, orangnya serius, tapi kalau di luar seperti orang kebanyakan suka bercanda juga,” jelasnya.

Dian ramdhani
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved