Andi Widjojanto Akui Samad Sempat Masuk Bursa Cawapres Jokowi
Senin, 16 Februari 2015 - 13:37 WIB
Andi Widjojanto Akui Samad Sempat Masuk Bursa Cawapres Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR. Kapasitasnya, sebagai Mantan anggota koordinator Tim 11 penjaringan calon wakil presiden untuk Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2014.
Rapat tersebut membahas pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dengan sejumlah elite PDIP. Andi menjelaskan, sebagai anggota koordinator Tim 11, dirinya memiliki tugas untuk membantu memberikan analisis akademik terkait pileg dan pilpres 2014.
"Seluruh anggota tim karakternya akademisi non-partai," ujar Andi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2015).
Dirinya juga diminta untuk mencari pasangan untuk Jokowi yang maju sebagai capres 2014. "Lalu kami telaah akademik menyiapkan Jokowi dengan X. Kami konsolidasi di Yogya menjaring 100-an nama, lalu mengerucut 7 nama, antara lain Abraham Samad dan Jusuf Kalla," terangnya.
Mereka pun melakukan pengkajian atas nama-nama yang telah ditelaah layak untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2014.
"Kami melakukan pertemuan-pertemuan untuk memperkaya telaah kajian. Dengan JK kami bertemu hampir 7 kali. Dia satu-satunya kandidat yang bertemu dengan semua Tim 11 di Brawijaya," kata Sekretaris Kabinet ini.
Untuk Samad, lanjut Andi, saat itu mereka tak bisa melakukan pertemuan lantaran jabatan yang bersangkutan sebagai Ketua KPK. "Tim 11 akhirnya berupaya mencari data-data dengan cara-cara sekunder," paparnya.
Guna melengkapi data itu, mereka pun menemui ibunda dan istri Abraham di kediamannya di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur untuk mengetahui latar belakang Samad. "Di situ kami bicara ringan, soal Abaraham Samad, karakternya keras. Nilai-nilai apa yang ditanamkan keluarga. Jadi mencari background sisi keluarga," ujarnya.
Andi pun mengakui tugasnya berhenti di situ untuk menelaah Samad lantaran tak mendapatkan data lengkap mengenai dirinya. Ia pun menegaskan tak bertemu secara langsung dengan Ketua KPK tersebut.
"Saya baru tahu Hasto melakukan pertemuan sendiri ya ketika Hasto memaparkan itu ke Media. Pertemuan-pertemuan itu tidak dikomunikasikan ke kami di Tim 11. Yang ada pertemuan satu dua jam dengan ibu dan istri Abraham Samad di Pulo Mas," pungkasnya.(ico)
Rapat tersebut membahas pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dengan sejumlah elite PDIP. Andi menjelaskan, sebagai anggota koordinator Tim 11, dirinya memiliki tugas untuk membantu memberikan analisis akademik terkait pileg dan pilpres 2014.
"Seluruh anggota tim karakternya akademisi non-partai," ujar Andi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2015).
Dirinya juga diminta untuk mencari pasangan untuk Jokowi yang maju sebagai capres 2014. "Lalu kami telaah akademik menyiapkan Jokowi dengan X. Kami konsolidasi di Yogya menjaring 100-an nama, lalu mengerucut 7 nama, antara lain Abraham Samad dan Jusuf Kalla," terangnya.
Mereka pun melakukan pengkajian atas nama-nama yang telah ditelaah layak untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2014.
"Kami melakukan pertemuan-pertemuan untuk memperkaya telaah kajian. Dengan JK kami bertemu hampir 7 kali. Dia satu-satunya kandidat yang bertemu dengan semua Tim 11 di Brawijaya," kata Sekretaris Kabinet ini.
Untuk Samad, lanjut Andi, saat itu mereka tak bisa melakukan pertemuan lantaran jabatan yang bersangkutan sebagai Ketua KPK. "Tim 11 akhirnya berupaya mencari data-data dengan cara-cara sekunder," paparnya.
Guna melengkapi data itu, mereka pun menemui ibunda dan istri Abraham di kediamannya di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur untuk mengetahui latar belakang Samad. "Di situ kami bicara ringan, soal Abaraham Samad, karakternya keras. Nilai-nilai apa yang ditanamkan keluarga. Jadi mencari background sisi keluarga," ujarnya.
Andi pun mengakui tugasnya berhenti di situ untuk menelaah Samad lantaran tak mendapatkan data lengkap mengenai dirinya. Ia pun menegaskan tak bertemu secara langsung dengan Ketua KPK tersebut.
"Saya baru tahu Hasto melakukan pertemuan sendiri ya ketika Hasto memaparkan itu ke Media. Pertemuan-pertemuan itu tidak dikomunikasikan ke kami di Tim 11. Yang ada pertemuan satu dua jam dengan ibu dan istri Abraham Samad di Pulo Mas," pungkasnya.(ico)
(kur)