Poroshenko Minta Kelompok Separatis Taati Gencatan Senjata

Senin, 16 Februari 2015 - 09:48 WIB
Poroshenko Minta Kelompok...
Poroshenko Minta Kelompok Separatis Taati Gencatan Senjata
A A A
DEBALTSEVE - Perang yang terjadi di wilayah timur Ukraina mulai mereda seiring diberlakukannya gencatan senjata sejak kemarin.

Kendati begitu, bukan berarti peperangan berakhir. Buktinya, penembakan masih terjadi beberapa kali. Juru bicara kedua belah pihak, pemerintah, dan pemberontak pro-Rusia mengatakan, terjadi beberapa penembakan, terutama di wilayah Kota Debaltseve. Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengingatkan bahwa Ukraina tidak dapat berpaling jika terjadi pelanggaran atas kesepakatan gencatan senjata ini.

Pada pidatonya yang disiarkan televisi bersamaan dengan terjadinya gencatan senjata, Poroshenko mengatakan para tentara Ukraina di Debeltseve telah mendapat pasokan amunisi. Apalagi pihak militer Rusia mengerahkan kekuatannya di Debeltseve. Hal itu berbanding terbalik dengan penyangkalan pihak Moskow atas tuduhan kepada mereka terkait keterlibatannya secara langsung dalam perang di Ukraina timur.

Sementara Amerika Serikat menyatakan dapat segera mengirim senjata ke Ukraina jika proses perdamaian ini gagal. Poroshenko berharap kesepakatan damai ini harus dijunjung tinggi. “Kami berharap aksi gencatansenjatainiakanditaati,” tuturnya. Poroshenko mengatakan masih ada kekhawatiran terhadap situasi di sekitar Debaltseve, di mana ribuan tentara Ukraina telah dike- pung pemberontak selama beberapa hari.

Konflik peperangan yang terjadi di wilayah timur Ukraina dimulai sejak April 2014. Menurut pejabat setempat, lebih dari 5.400 orang tewas terbunuh. Namun PBB meyakini bahwa jumlah korban tewas lebih besar dari angka tersebut. Pada Minggu juru bicara militer Ukraina, Vladyslav Seleznyov, menyatakan terus memantau berlangsungnya gencatan senjata ini. “Penembakan oleh pemberontak tidak secara terus-menerus dan pada lokasi tertentu saja,” ujar Seleznyov, seperti dikutip BBC.

Anatoly Stelmakh, juru bicara lain, mengatakan, sejak diberlakukan gencatan senjata telah terjadi sepuluh kali insiden penembakan. Sebagian besar penembakan terjadi di sekitar Debaltseve. Stelmakh mengatakan, pasukan Ukraina telah menggagalkan beberapa serangan yang terjadi di wilayah Shyrokyne, sebelah utara kota pelabuhan Mariupol. Juru bicara pemberontak mengatakan bahwa gencatan senjata ini mungkin hanya dapat bertahan untuk sementara waktu.

“Kami juga mengamati berlangsungnya gencatan senjata ini, namun senjata musuh menembaki posisi kami di dekat Debaltseve,” ujar Eduard Basurin, juru bicara kelompok separatis pro-Rusia. Pemimpin pemberontak Donetsk, AlexanderZakharchenko, menganggap bahwa daerah Debaltseve tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata. Menurut perjanjian Minsk, penghentian permusuhan hanya sebuah langkah awal dan harus diikuti dengan aksi demiliterisasi di sekitar zona 50 - 140 kilometer, dimulai pada Senin.

Para pemimpin Eropa telah mengingatkan Rusia bahwa Moskow dapat menerima sanksi tambahan jika 13 poin kesepakatan gencatan senjata tidak ditaati.

Arvin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved