Sebarkan Semangat Belajar pada Anak Putus Sekolah

Minggu, 15 Februari 2015 - 10:05 WIB
Sebarkan Semangat Belajar...
Sebarkan Semangat Belajar pada Anak Putus Sekolah
A A A
Banyak faktor yang membuat Kiki mempunyai motivasi dan kekuatan untuk berani keluar dari jalur pendidikan normal.

Di balik kekuatannya, Kiki merasa pernah memiliki masa kecil yang kurang menyenangkan dan membentuk karakternya seperti sekarang.” Saya dulu anak yang nakal, sering dianggap hiperaktif dan liar,” ujarnya. Kiki adalah anak tunggal dan dibesarkan oleh ibu yang juga berperan sebagai orangtua tunggal.

Pria kelahiran Medan ini mengaku bukan anak yang berprestasi di sekolah dasar (SD). Ketika kecil Kiki sempat terpisah dari ibunya karena sang ibu harus bekerja di Jakarta. Kiki lantas dibesarkan oleh opung -nya di Medan. Hingga kelas 5 SD barulah Kiki ikut ibu dan hidup di Jakarta. Pada satu masa Kiki pernah dimusuhi oleh teman-temannya. Sebab, orangtua mereka melarang anaknya berteman dengan Kiki. Saat itulah Kiki tersadar untuk berubah.

” Saya membalik roda hidup dan benar-benar mau belajar. Saya mau jadi anak baik agar saya punya teman,” tuturnya. Pada momen itulah Kiki mulai menunjukkan prestasi hingga masuk SMP unggulan. Walaupun dulu sering bolos sekolah dan tidak mengikuti pelajaran dengan baik, Kiki mampu menjaga prestasi dengan meraih ranking satu di sekolah dan menjadi juara Karya Ilmiah Remaja.

Dari hal ini Kiki yakin bahwa tanpa sekolah formal ia bisa menjaga pendidikannya. Kiki merasa cukup belajar secara autodidak. ” Saya bukan orang yang ambisius. Saya percaya setiap orang punya banyak kapasitas,” ungkap penulis buku Orang Jujur Tidak Sekolah ini. Namun, ada sebuah konsekuensi yang harus Kiki jalani untuk semua keputusannya.

Sosialisasi dengan temanteman jadi berkurang semenjak ia keluar dari sekolah.” Saya menutup diri dari pertemanan SMP. Selain sakit hati, saya juga capek kalau bertemu teman karena saya akan ditanya hal ini-itu. Akhirnya saya menghabiskan waktu saya dengan belajar,” ujarnya.

Alhasil, ketika Kiki mendapatkan kesempatan untuk mengenyam bangku pendidikan di universitas, ia memanfaatkan waktu tersebut untuk menjalin pertemanan dengan orang sebanyak mungkin. Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Kiki sudah membuktikan bahwa semua orang tetap bisa mendapatkan ilmu dan pelajaran, meski tidak bersekolah di sekolah formal.

” Saya ingin semua orang mendapatkan pendidikan yang jujur dan itu bisa mereka dapatkan di YPAB. Sistem itu yang ingin saya ciptakan. Menciptakan peluang bagi mereka yang pernah putus sekolah, itu semangat saya,” jelasnya.

Pesan dan nilai hidup ini yang sedang Kiki sebarkan kepada orang lain yang putus sekolah. Agar mereka punya keinginan untuk melanjutkan pendidikan dan terinspirasi dari kisah perjuangannya.

Dina angelina
(ars)
Berita Terkait
Penyelenggara Siapkan...
Penyelenggara Siapkan Kejutan di Launching Luwu Timur Inspiring
Apa Itu Stiff Person...
Apa Itu Stiff Person Syndrome, Penyakit Langka yang Diidap Celine Dion?
Profil Alindra Person,...
Profil Alindra Person, Pasangan Terence Crawford yang Dihina Tyan Booth
Joy Red Velvet Dalam...
Joy Red Velvet Dalam Pembicaraan Bintangi Drama Just One Person
Trump Dinobatkan sebagai...
Trump Dinobatkan sebagai Person of the Year versi Time
Zelensky Dinobatkan...
Zelensky Dinobatkan Time sebagai Person of the Year 2022
Berita Terkini
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved