Tuding Munas Bali Tak Fair, Kubu Agung Diminta Bawa Bukti
Rabu, 11 Februari 2015 - 14:12 WIB
Tuding Munas Bali Tak Fair, Kubu Agung Diminta Bawa Bukti
A
A
A
JAKARTA - Mahkamah Partai (MP) menggelar sidang perdana penyelesaian dualisme kepengurusan Partai Golkar di Kantor DPP Golkar.
Kubu Agung Laksono mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai terhadap kubu Aburizal Bakrie (Ical) versi Munas Bali. Dalam materi gugatannya, kubu Agung menuding Munas Bali tidak fair.
Anggota Mahkamah Partai Andi Mattalatta mempertanyakan, kenapa pihak Agung Laksono tidak melakukan perlawanan jika Munas Bali dinilai tidak fair.
"Kenapa enggak hadir untuk melawan semua itu di Bali," tanya Andi saat sidang Mahkamah Partai di Gedung DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (11/2/2015).
Melalui Priyo Budi Santoso, kubu Agung mengaku memang tidak diperbolehkan masuk ke arena Munas di Bali. "Saya tidak masuk karena memang dilarang," kata Priyo.
Andi yang masih mencecar Priyo yang juga mantan Wakil Ketua DPR periode 2009-2014. "Anda tidak dikasih kesempatan melawan secara fair?," tanya Andi lagi.
Kubu Agung yang kompak menggunakan seragam Partai Golkar itu kompak membenarkan. Namun Andi tidak mempercayai begitu saja, dia lantas meminta supaya dibawakan barang bukti.
"Tolong dicarikan buktinya," kata Andi sembari langsung mengajukan pertanyaan lain.
Kubu Agung Laksono mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai terhadap kubu Aburizal Bakrie (Ical) versi Munas Bali. Dalam materi gugatannya, kubu Agung menuding Munas Bali tidak fair.
Anggota Mahkamah Partai Andi Mattalatta mempertanyakan, kenapa pihak Agung Laksono tidak melakukan perlawanan jika Munas Bali dinilai tidak fair.
"Kenapa enggak hadir untuk melawan semua itu di Bali," tanya Andi saat sidang Mahkamah Partai di Gedung DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (11/2/2015).
Melalui Priyo Budi Santoso, kubu Agung mengaku memang tidak diperbolehkan masuk ke arena Munas di Bali. "Saya tidak masuk karena memang dilarang," kata Priyo.
Andi yang masih mencecar Priyo yang juga mantan Wakil Ketua DPR periode 2009-2014. "Anda tidak dikasih kesempatan melawan secara fair?," tanya Andi lagi.
Kubu Agung yang kompak menggunakan seragam Partai Golkar itu kompak membenarkan. Namun Andi tidak mempercayai begitu saja, dia lantas meminta supaya dibawakan barang bukti.
"Tolong dicarikan buktinya," kata Andi sembari langsung mengajukan pertanyaan lain.
(maf)