204 Daerah Gelar Pilkada, KPU Ingatkan Ancaman Intervensi
Kamis, 05 Februari 2015 - 09:46 WIB
204 Daerah Gelar Pilkada, KPU Ingatkan Ancaman Intervensi
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 204 kota dan kabupaten akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tahun ini.
Sebagai penyelenggara pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah bertanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya dengan baik, termasuk menjaga netralitas.
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengaku telah memberikan arahan kepada setiap KPU di berbagai daerah yang akan menggelar pilkada.
"Kami sudah mengumpulkan mereka, memberikan arahan agar melakukan persiapan di daerah masing-masing, khususnya untuk berkoordinasi dengan pemda," kata Husni di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu 4 Februari 2015.
Dia mengingatkan KPU untuk senantiasa bersikap netral dan menghidari pihak-pihak yang mencoba untuk mengintervensi.
"Kami mewanti-wanti agar dalam proses persiapan, integritas mereka (anggota KPU) harus terjaga, tidak boleh diintervensi oleh kepentingan politik," tuturnya.
Husni berharap tidak ada masalah dalam persialan pelaksanaan pilkada. "Kami menekankan agar persiapan teknis benar-benar disiapkan supaya KPU di daerah tidak jadi sumber masalah atau sumber konflik," tandasnya.
Sebagai penyelenggara pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah bertanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya dengan baik, termasuk menjaga netralitas.
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengaku telah memberikan arahan kepada setiap KPU di berbagai daerah yang akan menggelar pilkada.
"Kami sudah mengumpulkan mereka, memberikan arahan agar melakukan persiapan di daerah masing-masing, khususnya untuk berkoordinasi dengan pemda," kata Husni di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu 4 Februari 2015.
Dia mengingatkan KPU untuk senantiasa bersikap netral dan menghidari pihak-pihak yang mencoba untuk mengintervensi.
"Kami mewanti-wanti agar dalam proses persiapan, integritas mereka (anggota KPU) harus terjaga, tidak boleh diintervensi oleh kepentingan politik," tuturnya.
Husni berharap tidak ada masalah dalam persialan pelaksanaan pilkada. "Kami menekankan agar persiapan teknis benar-benar disiapkan supaya KPU di daerah tidak jadi sumber masalah atau sumber konflik," tandasnya.
(dam)