Sidang Praperadilan Budi Gunawan Terus Didatangi Pengunjung
Senin, 02 Februari 2015 - 11:40 WIB
Sidang Praperadilan Budi Gunawan Terus Didatangi Pengunjung
A
A
A
JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dipadati ratusan pengunjung di sidang praperadilan pertama Komjen Pol Budi Gunawan (BG). Suasananya tampak begitu riuh.
Berdasarkan pantauan Sindonews, PN Jaksel dipenuhi para pengunjung yang kebanyakan datang mendukung BG. Kepadatan terjadi baik di dalam dan di luar gedung PN Jaksel.
Kepadatan terjadi sejak pagi sampai sekira pukul 10.23 WIB. Bahkan, semakin siang semakin berbondong-bondong pengunjung yang datang, baik dari masyarakat maupun dari LSM.
LSM Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) misalnya, datang dengan berseragam loreng hijau hitam membawa puluhan spanduk yang dibentangkan di depan gedung dan di pelataran jalan PN Jaksel.
Seperti spanduk bertuliskan, KPK jangan intervensi hakim dan antek-antek asing jangan intervensi permasalahan hukum di Indonesia. Bahkan, mereka menggelar orasi dukungan terhadap Budi Gunawan.
"Kami mengundang masyarakat dan mahasiswa, untuk mendukung dan menyatakan KPK sebagai penjajah bangsa," ujar seorang orator sambil berteriak-teriak dengan sebuah toa.
Satu lajur jalan pun tampak di blokade di depan PN Jaksel. Akibat putusnya satu lajur dari arah Kemang menuju depan PN Jaksel, kendaraan yang melintas sedikit terganggu lajunya.
Berdasarkan pantauan Sindonews, PN Jaksel dipenuhi para pengunjung yang kebanyakan datang mendukung BG. Kepadatan terjadi baik di dalam dan di luar gedung PN Jaksel.
Kepadatan terjadi sejak pagi sampai sekira pukul 10.23 WIB. Bahkan, semakin siang semakin berbondong-bondong pengunjung yang datang, baik dari masyarakat maupun dari LSM.
LSM Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) misalnya, datang dengan berseragam loreng hijau hitam membawa puluhan spanduk yang dibentangkan di depan gedung dan di pelataran jalan PN Jaksel.
Seperti spanduk bertuliskan, KPK jangan intervensi hakim dan antek-antek asing jangan intervensi permasalahan hukum di Indonesia. Bahkan, mereka menggelar orasi dukungan terhadap Budi Gunawan.
"Kami mengundang masyarakat dan mahasiswa, untuk mendukung dan menyatakan KPK sebagai penjajah bangsa," ujar seorang orator sambil berteriak-teriak dengan sebuah toa.
Satu lajur jalan pun tampak di blokade di depan PN Jaksel. Akibat putusnya satu lajur dari arah Kemang menuju depan PN Jaksel, kendaraan yang melintas sedikit terganggu lajunya.
(kri)