Jalan Berliku Pilkada Kotawaringin Barat

Sabtu, 24 Januari 2015 - 13:21 WIB
Jalan Berliku Pilkada...
Jalan Berliku Pilkada Kotawaringin Barat
A A A
JAKARTA - Penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri kemarin membuka kembali catatan sejarah sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang terjadi pada 2010.

Sengketa pilkada yang disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut termasuk salah satu yang paling menarik perhatian publik karena menimbulkan kontroversi dan perdebatan hukum yang panjang. Bambang Widjojanto yang menjadi kuasa hukum pasangan calon kepala daerah Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar-Bambang Purwanto, oleh penyidik Bareskrim Polri dijadikan tersangka karena diduga melakukan pelanggaran hukum, yakni mengarahkan saksi untuk memberikan kesaksian palsu di persidangan MK.

Sengketa Pilkada Kotawaringin Barat berawal ketika pada 12 Juni 2010 KPU setempat menetapkan pasangan Sugianto- Eko Sumarno sebagai kepala daerah terpilih dengan perolehan 67.199 suara, sedangkan pasanganUjangIskandar-BambangPurwanto meraih 55.281 suara.

Namun, kubu Ujang Iskandar-Bambang Purwanto tidak menerima kekalahan karena menduga telah terjadi politik uang oleh kubu lawan. Pasangan ini kemudian mengajukan gugatan perselisihan hasil pilkada ke MK. Selama persidangan berlangsung, sedikitnya ada 68 saksi yang dihadirkan.

Pada 7 Juli 2010, Ketua MK Mahfud MD membacakan putusan yang mengabulkan gugatan pemohon Ujang Iskandar-Bambang Purwanto dan membatalkan penetapan pemenang pilkada oleh KPU. MK sekaligus mendiskualifikasi pasangan Sugianto- Eko Sumarno serta memerintahkan KPU Kotawaringin Barat untuk menerbitkan surat keputusan yang menetapkan pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Masalah muncul lantaran KPU Kotawaringin Barat memutuskan tidak melaksanakan putusan MK dan menyerahkan putusan tersebut kepada DPRD Kotawaringin Barat sesuai dengan keputusan awal, yaitu Sugianto- Eko Sumarno sebagai pasangan kepala daerah terpilih. Merespons usulan KPU, pada 15 Juli 2010DPRD Kotawaringin Barat mengusulkan pasangan Sugianto-Eko Sumarno sebagai kepala daerah terpilih dan menyerahkan penetapannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi melalui Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang.

Gubernur kemudian meneruskan surat DPRD Kotawaringin Barat tersebut kepada Mendagri. Kasus ini akhirnya berakhir setelah Mendagri memutuskan melantik Ujang Iskandar-Bambang Purwanto sebagai bupati dan wakil bupati Kotawaringin Barat periode 2011-2016.

Menanggapi penangkapan Bambang, Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar mengatakanyakinmantanaktivisLembaga Bantuan Hukum (LBH) tersebut tidak tersangkut dengan apa yang dituduhkan. “Beliau tidak tersangkut saksi-saksi palsu,” kata Ujang di Istana Bogor, seusai mengikuti rapat koordinasi dan pertemuan presiden dengan bupati/ wali kota seluruh Indonesia di Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Namun, Ujang mengaku baru mengetahui penetapan mantan kuasa hukumnya tersebut sebagai tersangka dari wartawan. “Memang beliau mendampingi sayas ebagai pengacara. Tapikami berjalan apa adanya. Tidak ada saksi palsu-palsuan,” katanya.

Dita angga/Ant
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved