Tutut Dinilai Tidak Punya Alasan Tolak Putusan BANI

Rabu, 21 Januari 2015 - 20:14 WIB
Tutut Dinilai Tidak...
Tutut Dinilai Tidak Punya Alasan Tolak Putusan BANI
A A A
JAKARTA - Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Soeharto dinilai harus mematuhi putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) tentang perkara sengketa kepemilikan PT Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).

Tutut dinilai tidak memiliki alasan kuat untuk menolak putusan BANI yang telah memenangkan PT Berkah Karya Bersama.

Menurut praktisi hukum perdata Catur Agus Saptiono, meskipun berpegang teguh pada putusan Mahkamah Agung (MA) tentang perkara kepemilikan saham TPI.

Tutut tetap terikat pada perjanjian awal yang tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tahun 2005.

Dalam RUPS menegaskan PT Berkah Karya Bersama akan memiliki mayoritas saham PT TPI jika menggelontorkan dana sebesar USD55 juta.

"Putusan MA itu di dalam invesment agreement tidak membatalkan kewajiban Tutut untuk menyerahkan 75% kepada PT Berkah Karya Bersama," ujar Catur usai acara seminar tentang eksaminasi putusan MA pada kasus TPI, di Kampus Universitas Nasional (Unas), Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2015).

Catur menyatakan, baik putusan MA maupun putusan BANI sama-sama berpulang pada perjanjian awal perjanjian kontrak antara PT Berkah dan pihak Tutut.

Dia menilai BANI sudah tepat dalam membuat putusan karena tidak menyimpang dari ikatan perjanjian.

Menurut dia, Tutut harus patuh terhadap putusan BANI. Kepatuhan Tutut harus dibuktikan dengan membayar kewajiban utang kepada PT Berkah sebesar Rp510 miliar.

Dia mengatakan, jika Tutut enggan membayar kewajiban hutang maka hak PT Berkah memaksa melakukan eksekusi

"Kalau mereka (pihak Tutut) tidak mau, (pengadilan) bisa eksekusi paksa," ungkapnya.

Pada 12 Desember 2014, BANI memutuskan pihak Tutut membayar hutang sebesar Rp 510 miliar serta uang biaya perkara (pengganti) sebesar Rp2,3 miliar kepada PT Berkah.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal Live Televisi...
Jadwal Live Televisi MNC Group Fase Grup Piala Eropa 2020
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi dan DKV MNC University Belajar Proses Produksi Program TV di MNC TV
PT Mitra Sahabat Sawerigading...
PT Mitra Sahabat Sawerigading Bayar Sewa Lahan TPI Balambang
MNC TV Apresiasi Kerja...
MNC TV Apresiasi Kerja Keras Tim di MNC Sport Competition
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Turnamen Tenis Meja...
Turnamen Tenis Meja MNC Sport Competition, MNC TV: Wadah Menjajal Skill
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved