Eks Bos SDSB Jadi Wantimpres, Jokowi Tambah Catatan Error

Selasa, 20 Januari 2015 - 17:08 WIB
Eks Bos SDSB Jadi Wantimpres,...
Eks Bos SDSB Jadi Wantimpres, Jokowi Tambah Catatan Error
A A A
JAKARTA - Penunjukan politikus Partai Nasdem Jan Darmadi alias Apiang sebagai anggota Dewan Pertimpangan Presiden (Wantimpres) Joko Widodo (Jokowi) menuai kriti pedas. Penunjukan Jan semakin menambah catatan error Jokowi dalam membentuk kabinetnya.

"Setelah menteri-menteri yang berapor merah dan kuning tetap lolos, lalu muncul blunder Kapolri dan sekarang muncul Jan," ujar Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Mamun Murod Al Barbasy kepada Sindonews, Selasa (20/1/2015).

Pasalnya, Jan mempunyai latar belakang sebagai pendiri program Sumbangan Dana Sosial Berhadiah (SDSB) yang ternyata adalah kedok ajang judi.

"Saya sendiri cukup kaget ketika ada nama Jan Darmadi (politikus NasDem) duduk sebagai Wantimpres," ujar Jubir Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini.

Dia berpendapat, dilantiknya Jan menjadi penegas Jokowi bagi-bagi kekuasaan atas partai pendukungnya. Dia menyayangkan, Jokowi tak menaruh orang-orang yang mempunyai catatan baik seperti harapan publik.

"Bagaimana mungkin penjudi kok bisa masuk di lingkungan Istana. Apa yang bisa diharapkan dari penjudi dalam hal memberikan pertimbangan kepada presiden?" tuturnya.

Sekadar diketahui, Presiden Jokowi telah melantik sembilan anggota Wantimpres. Mereka adalah, Jan Darmadi (Partai Nasdem), Sidarto Danusubroto (PDIP), Suharso Monoarfa (PPP Kubu Romi), Rusdi Kirana (PKB), Yusuf Kartanegara (PKPI) dan Subagyo HS (Hanura).

Adapun nama lainnya diketahui mempunyai kedekatan dengan Jokowi ataupun Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri yakni Hasyim Muzadi (Nadhlatul Ulama). Selain itu, nama lainnya adalah Abdul Malik Fadjar dan Sri Adiningsih.
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved